Golkar Ikuti Jejak Nasdem dan Hanura Dukung Ahok di Pilgub DKI 2017

Partai Golkar Dukung Ahok

Setelah partai Nasdem dan juga partai Hanura, Golkar kini menyusul kedua partai itu untuk menyatakan dukungannya untuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dengan demikian, Golkar kini menjadi parpol ketiga yang mendukung Ahok maju melalui jalur independen dalam Pilkada DKI 2017. Golkar tercatat punya sembilan kursi di DPRD DKI. Jumlah itu membuat Ahok kini sudah memiliki 24 kursi dukungan dari parpol.

Sebelumnya, sudah ada dukungan dari Partai Nasdem dan Partai Hanura yang masing-masing memiliki lima dan 10 kursi di DPRD DKI. Jumlah dukungan minimal yang harus dikantongi calon gubernur DKI jika ingin maju melalui jalur parpol adalah 22 kursi di DPRD DKI. Dengan demikian, Ahok sebenarnya sudah bisa maju melalui jalur parpol, demikian dilansir dari Kompas.com, Jumat (10/6/2016).

Baca:   Dhani: Partai yang menjaring Ahok adalah penjilat

Namun, sampai sejauh ini, Ahok tetap menegaskan bahwa ia akan tetap maju melalui jalur independen. Ia mengaku tidak mau mengecewakan “Teman Ahok”, kelompok relawan yang kini sudah mengumpulkan data KTP untuknya. Ia bahkan mengaku sudah membulatkan tekad untuk maju melalui jalur independen. Penegasan terbaru Ahok disampaikannya sehari setelah menghadiri haul almarhum Taufiq Kiemas di kediaman Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/6/2016) lalu.

Baca:   Mengejutkan, 'Wanita Emas' Mendadak Jadi Pendukung Ahok Karena Rumahnya Tidak Lagi Banjir

Di kediaman Megawati, Ahok mengaku sempat mendapat wejangan dari kakak sulung Megawati, Guntur Soekarnoputra, yang memuji kelompok relawan pendukungnya, Teman Ahok. “Kalau saya sih enggak mungkin ninggalin Teman Ahok ya. Sesuatu yang bisa kecewa berat,” ujar Ahok di Balai Kota, Kamis (9/6/2016). Ahok bahkan yakin Teman Ahok akan mampu mengumpulkan data KTP hingga 1 juta lembar.

“Sejuta pasti nyampe ini. Justru sejuta pasti nyampe. Justru yang jadi masalah kami anggapnya tidak nyampe,” ujar Ahok.