Gunakan penis Bionik, pria ini akahirnya kehilangan keperjakaan setelah usia 44 tahun

Pria-berpenis-bionik

Setelah 44 tahun, seorang pria akhirnya kehilangan keperjakaannya. Sebelumnya, pria tersebut kehilangan kemaluannya akibat kecelakaan di masa kecilnya. Mohammed Abad, nama pria tersebut adalah seorang penjaga keamanan di Edinburgh, Skotlandia. Ia telah menjalani pembedahan dan dia memiliki sebuah penis bionik berharga 70.000 poundsterling atau sekitar Rp 1,3 miliar. Dan, Mo -panggilan akrab pria berkumis itu- mencoba “perangkat” barunya dengan Charlotte Rose, seorang pekerja seks komersial (PSK).

“Rasanya sangat menyenangkan. Saya sudah lama menantikan hari ini sejak usia 18 tahun. Kini, beban berat di tubuh saya hilang dan saya bahagia,” ujar Mo, dikutip dari Kompas.com, Senin (21/3/2016). Mo kehilangan penisnya ketika tanpa sengaja dia terjatuh ke jalan saat bermain perang salju dengan teman-temannya. Saat terjatuh itulah dia tertabrak mobil dan terseret hingga 500 meter. Kecelakaan yang terjadi saat Mo berusia enam tahun itu membuat dia kehilangan alat kelaminnya. Dokter kemudian memberinya “penis” palsu berbentuk tabung.

Hingga pada 2012, NHS -semacam BPJS di Indonesia – membiayai operasi pemasangan penis bionik sepanjang 20 centimeter. Para ahli bedah di University College London butuh waktu tiga tahun untuk mencetak penis baru untuk Mo yang dibuat dengan menggunakan kulit yang diambil dari lengan pria itu. Penis bionik ini memiliki dua pipa yang mengembung hingga membuat penis bionik itu ereksi saat dia menekan tombol yang diletakkan di testikelnya.

Baca:   Usai Wisuda, Hijaber Cantik Ini Tiba-Tiba Meninggal Dunia

Namun, Mo baru bisa menggunakan penis barunya belum lama ini setelah organ tubuh barunya benar-benar berfungsi. Charlotte (35), menghubungi Mo setelah mendengar kisahnya dan dia bertanya kepada Mo agar bisa menjadi bagian dari pengalaman seksual pertama pria itu. “Saya menginginkan seseorang yang menerima saya apa adanya,” ujar Mo. Mo dan Charlotte bertemu pertama kali di pusat kota London dan menghabiskan waktu beberapa hari untuk saling mengenal sebelum akhirnya melakukan hubungan seksual.

Namun, di “malam pertamanya” terjadi malfungsi di mana salah satu pipa di dalam penis bionik itu tidak mengembang sempurna sehingga hari besar Mo harus ditunda. “Saat itu saya sangat kesal. Namun, karena saya sudah menunggu sejak 20 tahun, jadi penundaan satu hari lagi tak mengapa,” ujar Mo. Untunglah, di malam berikutnya semua berjalan lancar, sehingga Mo bisa mendapatkan pengalaman seksual pertamanya. “Awalnya Charlotte sempat khawatir namun kemudian semuanya berjalan lancar. Setelah semua selesai, saya berbaring dengan senyuman lebar menghiasi wajah saya,” kata Mo.

Baca:   5 Hal Ini Perlu Anda Perhatikan Sebelum Menonton Film Horor

Sebagai seorang PSK, Charlotte biasanya menerapkan tarif 160 poundsterling atau Rp 3 juta per satu jam. Namun, untuk Mo, Charlotte tidak menarik biaya sepeser pun. “Sungguh sebuah kehormatan menjadi bagian dari pengalaman pertama seseorang, karena pengalaan pertama tak akan pernah dilupakan,” kata Charlotte. Setelahnya, Mo dan Charlotte menjadi sahabat dekat. Mo mengatakan, pengalamannya bersama Charlotte memberinya kepercayaan diri untuk mulai berkencan lagi.

Mo pernah menikah dan bercerai dua tahun lalu. Mo menikah pada 2012 dan saat malam pertama dia mengatakan telah kehilangan penisnya sejak kecil. Istrinya saat itu tetap bersamanya namun pada dasarnya pernikahan Mo sudah berakhir seketika itu juga. “Seorang teman sedang membantu saya untuk berkencan karena semua menjadi hal baru bagi saya. Dulu kepercayaan diri saya begitu rendah. Berkat Charlotte, saya bisa menatap hari baru,” tambah dia.