Habis Mengerik Ayahnya, Siswi SMA Hamil 4 Bulan, Bagaimana Ceritanya?

wanita hamil

Siswi SMA inisial MR (16) yang kini duduk di kelas 10 SMA Pringsewu sedang hamil 4 bulan oleh bapaknya sendiri AR (42). Karena kehamilan itu, MR akhirnya melapor ke Mapolsek Pringsewu sambil didampingi oleh neneknya. Kanit Reskrim Polsek Pringsewu Ipda Murdono mengatakan bahwa MR lupa kapan waktu pasti bapaknya menggaulinya.

Tapi, kata Murdono, seingat MR beberapa bulan lalu. MR yang tinggal terpisah dengan AR diminta datang ke kontrakan. “MR selama ini tinggal dengan mbahnya, AR meminta MR datang dengan alasan sedang sakit dan minta dikerik,” ujar Murdono mewakili Kapolsek Pringsewu Kompol Maimun Karim, Rabu (24/8/2016).

Pada saat itu lah, MR mengaku telah disetubuhi bapaknya. Atas perbuatan bejat AR itu, awalnya MR tidak menceritakan kepada siapapun. Namun, salah satu kerabatnya curiga dengan perubahan fisik MR yang menjadi gemuk. Perubahan fisik itu, lantas saudaranya memaksa dan mengajak MR periksa ke bidan.

Baca:   Suami Kerja, Istri Kuda-Kudaan Dengan Tetangga Selama 12 Tahun, Begini Akibatnya

Alhasil kecurigaan itu pun terbukti dengan MR positif hamil. Lantas, MR didampingi neneknya melapor ke Mapolsek Pringsewu pada 16 Agustus 2016. Atas laporan itu, lanjut Murdono, polisi sempat memeriksakan MR ke spesialis kandungan untuk memastikan benar tidaknya hamil.

Ternyata hasil pemeriksaan membuktikan bahwa MR mengandung empat bulan.
Polisi pun lantas mengumpulkan bukti dan bahan keterangan dari saksi-saksi yang kemudian mengejar pelaku AR. Murdono memastikan bila AR berhasil mereka tangkap di kediaman istri mudanya yang berada di Kecamatan Gadingrejo, Selasa (23/8/2016).

Baca:   Badai melanda Arab Saudi, 62 Jemaah haji tewas akibat tertimpa crane jatuh di Masjidil Haram

Akan tetapi, kepada polisi AR menyatakan bila MR bukan anak kandung. Sebab, saat menikah dengan ibu MR, sudah mengandung. Polisi tidak langsung percaya begitu saja. Murdono mengatakan pihaknya tengah memanggil ibu MR yang sedang bekerja di Jakarta, dilansir dari tribunnews.com.

“Kami masih menunggu ibunya untuk memastikan apakah anak kandung atau bukan, dari keterangan ibunya,” ujar Murdono. Kini AR harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan mendekam di sel tahanan Mapolsek Pringsewu. Dia dikenakan UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.