Hamka Haq: Saya Katakan Kalau Ini Murni Agama Saya Mau Memperlihatkan Cara Alquran Menyelesaikan

basuki-tjahaja-purnama-ahok

Berawal dari video yang diunggah oleh Buni Yani, kemudian demo besar-besaran pada November 2016, dan hari ini 16 November Ahok akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan Agama. Meskipun kini jadi tersangka, namun banyak yang menilai bahwa hal tersebut bukan karena masalah agama.

Salah satunya guru besar ilmu tafsir IAIN Alauddin Makassar, Hamka Haq. Hamka ragu bahwa kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok adalah murni karena masalah agama. Dia menduga ada kepentingan politik di baliknya semua itu.

Baca:   Fantastis! Dana Pengharum Ruangan DPR RI Capai 1,5 Miliar

“Saya katakan kalau ini murni agama saya mau memperlihatkan cara Alquran menyelesaikan. Pertama dalam surat An Nisa 104. Di sana jelas jika ada mengolok-olok, boikot sampai ia berbicara benar. Jika dalam konteks pilgub ini, ya jangan dipilih,” ujar Hamka di Rumah Lembang, Jakarta, Selasa (15/11/2016).

Dia melanjutkan, “Dalam surat Al An’am 106, kan, dijelaskan diminta menghindari mereka. Ini kalau mau murni pendekatan agama.” Karena itu, kata dia, jika Ahok sudah meminta maaf, maka konteksnya harus sudah selesai. “Apalagi dia sudah minta maaf. Kalau memang pendekatannya agama, agama itu santun, cinta damai. Ya sudah dimaafkan,” tandas Hamka, dikutip liputan6.com.

Jika masih ada yang jengkel dan marah atas apa yang dilakukan Ahok, Hamka menilai itu ada unsur politik. “Kalau sudah jengkel, itu murni politik,” kata Hamka.

loading...