Hati-hati! Gunakan aplikasi petunjuk arah, wanita ini tewas tertembak

Waze

Hadirnya aplikasi penunjuk arah di smartphone memang sangat penting bagi pengguna untuk menuju suatu tempat yang hendak dituju untuk mempersingkat waktu tempuh. Apalagi jika tempat yang dituju masih sangat asing dan belum pernah didatangi sebelumnya. Aplikasi petunjuk arah juga berguna untuk mencari jalan alternatif yang bebas macet dan juga hal-hal lain yang bisa menghambat perjalanan.

Namun, dibalik kemudahan itu, terdapat bahaya yang bisa saja mengintai si pengguna aplikasi petunjuk arah tersebut. Seperti yang dialami oleh wanita asal Brazil, Regina Murmura. Ia tewas ditembak dalam perjalanan menuju lokasi tujuannya, ketika menggunakan aplikasi Waze untuk memberitahu rute jalan mana yang harus diambil. Seperti dikutip dari Liputan6.com, Senin (12/10/2015), Regina yang ketika itu bersama suaminya hendak pergi ke pantai memilih menggunakan Waze untuk membantu menunjukkan arah ke pantai tersebut.

Baca:   Memasuki Tahun 2017, Ini Sejumlah Smartphone Yang Tidak Bisa Lagi Pakai Whatsapp

Namun, ternyata yang tidak diketahui oleh Regina dan suaminya adalah rute yang diarahkan oleh Waze ternyata melewati sebuah daerah kumuh berbahaya di Favela, Brazil. Akhirnya, ketika melewati daerah tersebut, Regina dan suaminya diberondong tembakan oleh sekelompok geng pengedar narkoba. Regina sendiri akhirnya tewas akibat serangan itu, sedangkan suaminya berhasil selamat berkat peluru yang ditembakkan tertahan oleh lilin perak yang ada di truk mereka.

Baca:   Foto Selfie di Depan Kabah, Cuma Ajang Pamer?

Atas insiden ini, Waze juga turut berbelasungkawa, namun mereka juga mengungkapkan bahwa aplikasi ini tidak bisa memberhentikan seorang pengendara yang hendak pergi ke suatu tempat.

“Kami sangat sedih mendengar insiden ini dan mengucapkan rasa bela sungkawa untuk keluarga Regina. Namun, Waze menjamin bahwa keamanan pengguna adalah yang paling utama. Sayangnya, sulit untuk mencegah mengarahkan seorang pengendara ke sebuah daerah yang berbahaya jika memang itu tujuan mereka,” ungkap juru bicara Waze. Waze sendiri juga akan menindaklanjuti insiden ini dengan mendiskusikan tentang risiko berkendara di dalam kota dengan otoritas di Rio de Janiero.

loading...