Hati-Hati, Hanya Psikopat Yang Tetap Berteman Sama Mantan Pacar

Mantan Pacar

Setelah putus dari pacar, banyak mantan pasangan tetap mencoba menjalin pertemanan yang baik. Tujuannya, agar tidak merasa aneh ketika suatu saat nanti tiba-tiba bertemu di jalan atau dimana pun itu. Namun, Anda harus waspada, keinginan untuk tetap menjaga hubungan baik dengan mantan bisa menjadi tanda bahwa Anda adalah seorang psikopat yang tidak pernah Anda sadari sebelumnya.

Sebuah studi psikologi di Oakland University telah menemukan sebuah “garis” abu-abu antara mantan yang tetap berteman setelah putus. Niat tetap berteman dengan mantan menunjukkan, niat manipulatif, terkait dengan ingin mendapatkan informasi, uang, dan seks. Rangkaian motivasi tersebut menjadi karakter yang kompleks karena adanya permainan emosi naik turun.

Baca:   Tiyas Mirasih Pernah Jatuh Dalam Pelukan Pria Ini

Kesimpulan tersebut berasal dari dua studi yang dipimpin oleh Justin Mogilski dan Dr Lisa Welling. Keduanya merekrut 861 partisipan untuk menguji teori mengenai adanya potensi psikopat pada orang-orang yang berteman dengan mantan. Mereka memberikan pertanyaan pada semua partisipan mengenai alasan hubungan yang kandas dan alasan mereka untuk tetap berteman.

Selain itu, mereka juga di minta untuk mengisi kuesioner untuk mengungkapkan jenis kepribadian secara klinis, yang memang dirancang untuk menganalisa perilaku menyimpang pada manusia. Perilaku menyimpang mencakup, sifat narsistik, sifat mendominasi, dan psikopat, dilansir Female Kompas, (16/5/2016). Nah, studi sebelumnya merangkum hasil bahwa mereka yang memiliki skor tinggi pada uji coba ini, cenderung memilih teman karena manfaat dan niat untuk menguntungkan diri sendiri.

Baca:   5 Merek Pakaian Anak-Anak Paling Mahal di Dunia

Oleh karena itu, berdasarkan uji coba tersebut, peneliti ingin mempelajari motivasi manusia yang tetap menjanga hubungan baik dengan mantan kekasih sebagai teman. Dalam jurnal Personality and Individual Differences, Mogilski dan Welling menuliskan, alasan tertinggi pria berteman dengan mantan pacar adalah akses hubungan seksual. Lalu, pria juga paling berpotensi tinggi mengubah pertemanan menjadi pemenuhan seksual.

Baca:   5 Alasan Segera Menghapus Jejak Mantan dari Media Sosial

Kedua peneliti menyebut, alasan seksual merupakan motivasi praktis yang berujung pada potensi psikopat. Pasalnya, partisipan yang memilih seks sebagai alasan ditemukan mendapatkan skor tinggi pada penilaian perilaku penyimpang. “Gagalnya sebuah hubungan asmara memang mengakhiri romansa. Namun, studi ini memperlihatkan bahwa perubahan status mantan menjadi teman justru berpotensi pada semakin rusaknya hubungan dibandingkan putus cinta,” jelas Mogilski.

loading...