Hati-hati! Jangan sembarangan gunakan kertas pembungkus makanan

kertas-pembungkus-makanan

Apakah kamu sering beli makanan dengan menggunakan kemasan kertas pembungkus coklat? Untuk kamu yang masih sayang dengan kesehatan, sebaiknya berhati-hati dalam memilih kemasan sebagai pembungkus makanan. Hal itu, karena saat ini sudah banyak beredar produk pembungkus makanan yang terbuat dari limbah daur ulang, terutama plastik dan kertas. Salah satunya kertas pembungkus nasi warna coklat, karton duplex, karton virgin fiber, koran bekas, majalah bekas serta karton food grade.

“Penggunaan wadah makanan yang berasal dari hasil daur ulang limbah tentu sangat berbahaya bagi kesehatan,” jelas Muhammad Adjidarmo, pengamat industri kertas. Ia mengatakan bahwa belum tentu semua kemasan makanan yang saat ini banyak beredar di masyarakat saat ini aman dan juga sehat. Contohnya, kertas nasi bungkus warna coklat dan juga karton duplex. Kedua wadah pembungkus makanan itu merupakan kertas daur ulang yang kemungkinan sudah terkontaminasi dan mengandung tinta cetak, perekat, lilin, bahan pencelup dan bahan-bahan kimia lainnya.

Baca:   Perhatian! Jangan Pernah Ambil Struk di ATM, Dampaknya Ternyata Mengerikan!

“Ironisnya justru dua wadah pangan ini sangat populer dan banyak digunakan oleh masyarakat. Baik untuk nasi bungkus, nasi kotak, kue dan lainnya,” tambah Adjidarmo. Adjidarmo menambahkan bahwa bisa saja kedua wadah yang terbuat dari kertas daur ulang tersebut sudah terkontaminasi dengan bahan kimia dan logam berat. Bukan hanya itu, mikroorganisme dan jamur dapat tumbuh pada kertas bekas. Bahkan kandungan mikroorganisme pada kertas tersebut juga menunjukkan nilai tertinggi dibandingkan jenis kertas lainnya.

Zat-zat berbahaya tersebut dikatakan Adjidarmo berdampak negatif terhadap tubuh manusia dan dapat menimbulkan penyakit seperti kanker, kerusakan hati dan kelenjar getah bening, gangguan sistem endokrin, kelahiran prematur, meningkatkan resiko asma, mutasi gen, dan lain-lain. Oleh karena itu, penggunaan jenis kertas tersebut sebagai kertas kemasan pangan primer perlu diwaspadai. Menurutnya salah satu penyebab maraknya penggunaan kertas non kemasan adalah karena kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan efek samping yang ditimbulkan.

Baca:   Kabar Baik, Ekstrak Bunga Geranium Bisa Sembuhkan HIV/AIDS

Di samping itu, ada sebagian masyarakat yang lebih mempertimbangkan harga murah daripada kesehatan. Adjidarmo mengatakan wadah pangan yang terbuat dari kertas yang aman adalah karton virgin fiber dan karton food grade, dikutip dari Poskotanews.com. Secara kasat mata, tidak terlihat perbedaan yang mencolok karena keduanya terbuat dari bahan dasar virgin fiber (serat alami) yang membuat tampilannya berwarna putih.

Namun, perbedaan akan terlihat disaat penggunaan, dimana karton virgin fiber akan tembus minyak, sedangkan karton food grade tidak akan tembus minyak. Kemasan pangan berkategori food grade aman dan layak digunakan karena 100% terbuat dari serat alami sehingga berwarna putih bersih, tidak berbintik-bintik, serta bebas dari kandungan bakteri dan senyawa berbahaya seperti benzene dan styrene serta mudah terurai.