Heboh! Beredar video masturbasi anak Anggota DPRD Bekasi

Video-mesum-siswi-SMA-Bekasi

Foto-foto hasil capture video masturbasi seorang siswi SMA Negeri di Bekasi sedang bikin heboh. Siswi dengan rambut terurai panjang itu diduga adalah anak dari salah satu Anggota DPRD Kabupaten Bekasi. Setidaknya ada 7 buah foto hasil capture video masturbasi yang kini tersebar luas di situs-situs dewasa. Di sebuah situs dewasa, foto-foto tersebut terpajang dengan pose-pose yang sangat menantang.

Seperti dikutip dari Pojoksatu, foto panas itu diduga capture video call yang direkam dari kamar pribadi siswi SMA berinisial AI. Pada latar belakang foto, terlihat tumpukan buku dan meja belajar serta sebuah kasur springbed dengan sprei berwarna hijau bercorak. Siswi berambut panjang berbadan sintal itu seolah sedang melakukan video call tanpa busana untuk seseorang. Di telinganya terpasang earphone berwarna putih.

Baca:   Pakai Jilbab sambil pamer paha, demonstran di Indonesia dikritik Malaysia

Pada foto yang lain, AI mengenakan atasan berwarna biru gelap yang kemudian dibuka hingga tanpa busana. Si pengunggah foto juga memasang potongan video AI sedang melakukan masturbasi. Sumber GoBekasi mengenali wajah tersebut dan membenarkan jika AI seorang siswi sebuah SMA Negeri di Kabupaten Bekasi.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Bekasi yang diduga merupakan orang tua dari AI sudah melaporkan kasus penyebaran video masturbasi anaknya ke Polda Metro Jaya. Anggota dewan itu geram lantaran video masturbasi anaknya berinisial Ai telah menjadi konsumsi publik. Selain melapor ke Polda Metro Jaya, ia juga tengah memburu pelaku. Pasalnya, kondisi psikologis AI sedang terguncang. Bahkan, sang anak sudah beberapa hari tidak pergi sekolah karena malu.

Baca:   Hafal Alquran 30 Juz, Pria Ini Berhasil Persunting Putri AA Gym

“Dia udah bikin laporan ke Polda Metro Jaya,” ujar rekan ayah AI yang tidak mau disebutkan identitasnya, Jumat 4 Desember 2015 lalu. Untuk mengusut pengunggah pertama kali video syur tersebut, Tim Siber Polda Metro Jaya akan melakukan forensik digital dengan menelusuri alamat IP dan mencari kemungkinan lokasi pengunggah dan keberadaannya saat ini.