Heboh! Pengakuan seorang istri hampir bunuh diri karena dipoligami

poligami

Sebuah video curahan hati seorang wanita sedang menjadi heboh di Youtube. Wanita yang menggunakan kerudung warna hitam dengan menutup wajahnya itu mengaku sangat menderita dan hampir bunuh diri karena sudah dipoligami oleh suaminya. Wanita tersebut belakangan diketahui adalah Ana Abdul Hamid yang kini sedang hangat menjadi perbincangan di media sosial.

Ana mengaku tidak pernah terbayangkan kalau pasangan hidupnya akan mendua dan memiliki istri lagi. Ana dan suaminya, Erik, menikah lima tahun lalu. Keduanya bertemu saat masih kuliah di Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Wanita asal Gorontalo itu masuk kuliah di 2007 dan memutuskan menikah pada 2010. Mereka dikaruniai dua anak yang sekarang masih berusia balita.

Setelah menikah, Ana mengatakan harus menjalani long distance relationship (LDR) karena ia melanjutkan pendidikan ke jenjang S-2. Sedangkan Erik yang bertempat tinggal di Makassar pergi ke Gorontalo, kota kelahiran Ana, untuk membangun usaha. Wanita 26 tahun ini kemudian hidup bersama mertua dan Erik pergi tinggal di rumah orangtua Ana. Saat menjalani LDR, Ana selalu menyempatkan pulang setiap satu bulan sekali untuk menengok suami dan anak-anak.

Baca:   Wanita Cantik Ini Jual Keperawanan Seharga Rp 4,7 Miliar, Alasannya Sungguh Mengejutkan

Awalnya hubungan pernikahan jarak jauh mereka baik-baik saja sampai suatu ketika wanita lain hadir di dalam rumah tangganya. Di awal 2014, Ana masih belum mencium hubungan gelap suaminya dengan wanita lain di Gorontalo. Bahkan ia merasa Erik semakin mesra karena sering memintanya pulang setiap minggu. Ia pun menuruti permintaan sang suami untuk pulang sesering mungkin.

Seperti kata pepatah, serapat apa pun menutupi bangkai akhirnya kecium juga. Wanita berhijab ini pun mendapati suaminya selingkuh. Ia mengaku terkejut dan perasaannya sangat kacau ketika pertamakali mengetahuinya. Ana mengaku hampir melakukan bunuh diri karena tidak sanggup menahan perasaannya.

Baca:   Sembunyikan Sebagian Gaji, Pria Ini ditelanjangi Istrinya didepan Umum

“Saat pertama tahu mau bunuh diri, sempat ngiris tangan pakai pisau dan sudah benar-benar keiris. Waktu itu saya belum tahu orangnya, perasaan kacau, tertekan, depresi, terpuruk sekali. Saya ingin tahu orangnya tapi suami nggak mau bicara, akhirnya di depan suami saya ambil pisau dan ngiris tangan sendiri,” cerita Ana, dilansir dari Wolipop, Jumat (23/10/2015).

Ana mengatakan ia tidak sempat dibawa ke rumah sakit karena langsung ditangani oleh mertuanya. Kala itu mereka memang sedang berada di rumah Erik. Sejak ketahuan selingkuh, keduanya sering bertengkar. Beberapakali Ana mengurung diri di kamar karena tak kuat menghadapi kenyataan hingga akhirnya Erik harus berpoligami di Juni 2014.

Saat diminta persetujuaan secara hukum, Ana mengatakan terpaksa setuju daripada kehilangan suaminya tercinta. Namun setelah dijalani ternyata sangat berat hidup sebagai istri pertama. Meski suami lebih sering bersamanya tapi tak bisa dipungkiri rasa cemburu serta ketidakrelaannya melihat Erik ‘merangkul’ wanita lain di beberapa waktu tertentu.┬áSetelah 1,4 tahun hidup dipoligami, Ana memutuskan bercerai tepat di ulang tahun pernikahan kelima mereka. Kemudian ia membuat video berisi curahan hatinya dengan warna hitam-putih.

Baca:   Hey wanita, Ini 5 tanda si dia tidak pernah benar-benar serius sama Anda

Tanpa berbicara, wanita yang dua hari lagi akan melahirkan anak ketiganya itu menuangkan perasaannya lewat rangkaian tulisan untuk Erik. Ia mengatakan setiap ulang tahun pernikahan selalu membuat video kemesraan bersama suami, karena ini menjadi hari perayaan terakhir, Ana membuat video yang berbeda dengan tujuan agar suaminya sadar.

“Video itu bagi saya membuka lembaran baru setelah mengajukan gugatan cerai kepada suami. Saya juga mau memberitahu para suami atau calon suami kalau mau poligami jangan hanya berdasarkan nafsu. Pikirkan baik-baik, pikirkan perasaan istri pertama, anak-anak, orangtua, keluarga. Jangan hanya sembarang menggunakan dalil,” tandasnya.

loading...