Heboh! Sudah 30 wanita yang organ intimnya ditusuk oleh Kolor Ijo

kolor-ijo

Teror kolor ijo hingga saat ini masih terus menghantui warga Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Sampai saat ini, sudah kurang lebih 30 wanita yang jadi korban kolor ijo di kabupaten yang berdekatan dengan Sulawesi Tengah tersebut. Bahkan, karena terlalu parah luka yang dialami, beberapa korban sempat ada yang menjalani operasi organ intim dan dirawat selama 1 bulan di RS.

Saksi mata yang pernah bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I Lagaligo Luwu Timur, Floryatman Pradoso mengatakan, teror Kolor Ijo mulai terjadi sejak 2014 lalu.

“Sangat memilukan memang. Ini perbuatan terkutuk. Kalau saya hitung kurang lebih sudah 30 korbannya. Ada salah satu yang kritis dan dirawat selama hampir 1 bulan. Teror ini dimulai tahun 2014 sampai hari ini. Korban terbanyak dari kecamatan Burau,” tulis Floryatman Pradoso saat mengomentari pemberitaan, dikutip dari Pojoksatu.id, Kamis 22/10/2015.

Pernyataan Floryatman Pradoso bukan omong kosong. Pasalnya, dia pernah melihat langsung pasien korban Kolor Ijo saat bertugas di RSUD I Lagaligo Luwu Timur. Selain itu, dia juga merupakan warga Wotu, Luwu Timur, sehingga mengetahui persis kejadian di kampungnya. Menurut Floryatman Pradoso, sebagian warga memang tidak percaya dengan kejadian itu karena dianggap hanya cerita rakyat.

Baca:   Wanita Paling Berpengaruh di Dunia Selama 6 Tahun Berturut-Turut

Namun, faktanya ada korban dan diduga pelakunya adalah manusia jadi-jadian yang memperdalam ilmu hitam. “Yang tidak percaya silahkan. Entah apa motifnya, tujuannya dan apa nama pelakunya. Tapi begitu sering terjadi penusukan dengan benda tajam di sekitar alat vital kaum hawa. Dan korbannya tidak memandang usia,” tambahnya.

Floryatman Pradoso berharap pelaku bisa tertangkap. Bagi yang tidak percaya, kata dia, silahkan mencari informasi di ruang operasi RSUD I Lagaligo Luwu Timur.

“Saya sendiri menyaksikan langsung korbannya. Kita berdoa supaya kejadian ini tdk berlarut-larut. Saya juga berterima kasih sama tim dokter dan paramedis yang melakukan operasi dan perawatan pagi pasien-pasien yang mengalami penusukan. Semoga tidak ada lagi korban yang berjatuhan,” pungas Floryatman Pradoso.

Baca:   Kendarai Motor Sambil Bugil, Turis Asal Inggris 'ditendang' dari Kamboja

Sebelumnya diberitakan, teror Kolor Ijo menggemparkan warga Desa Bone Pute, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Sudah sekitar sebulan ini mereka diteror isu Kolor Ijo. Berdasarkan kabar yang beredar, kolor ijo di Luwu Timur itu beraksi pada malam Jumat dan hingga kini sudah tiga perempuan ditusuk kelaminnya hingga mengalami pendarahan hebat.

Tiga korban Kolor Ijo itu adalah Husnia (38), Siti dan Ida. Kemaluan 3 wanita ini ditusuk pada malam Jumat (16/10/2015). Mereka pun dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Ilagaligo, Wotu, Luwu Timur untuk mendapatkan perawatan intensif. Kapolre Luwu Timur AKBP Mokhamad Alfian Hidayat, ketika dikonfirmasi mengatakan akan bekerja maksimal untuk menangkap si Kolor Ijo.

“Untuk sementara ini saya tidak bisa langsung menyimpulkan kalau pelakunya adalah kolor ijo, karena pelakunya belum ada yang ditangkap,” ujar Alfian.