Heboh, Suntik vaksin flu, remaja 14 tahun tiba-tiba hamil

wanita hamil

Setiap wanita pasti berharap untuk bisa hal dan punya keturunan. Namun tidak demikian dengan wanita asal Fort Worth, Texas, AS ini. Wanita yang kini baru berumur 14 tahun itu tiba-tiba menjadi pusat perhatian banyak orang karena diketahui sedang hamil, padahal dirinya tidak melakukan hubungan intim layaknya pasangan suami-istri pada umumnya.

Dilansir Liputan6.com, Sabtu (12/3/2016), kisahnya bermula ketika ia mengalami komplikasi serius setelah vaksinasi flu hingga membuatnya sakit dan kram parah. Setelah gejala itu bertahan beberapa minggu, sang ibu akhirnya membawa putrinya ke Whole Womans Health untuk berkonsultasi dengan tim medis.

“Dia awalnya dalam kondisi sehat. Setelah beberapa hari ia menjadi sangat tidak enak dan mengalami gejala demam. Dia selalu muntah setiap hari dan saya memutuskan untuk bertemu dengan Dr Hersch yang menyadari bahwa putri saya hamil,” ucap sang ibu yang masih kaget. Dr Catherine Hersch menjelaskan bahwa gejala yang dirasa remaja perempuan ini sangat khas dengan seseorang yang tengah hamil.

Baca:   Gadis Ini Mengaku Sedang Hamil 9 Bulan, Ibunya Terkejut Saat Tahu Bayi Yang Dikandungnya

“Ini bukan pertama kalinya seorang perempuan muda hamil tanpa persetujuan orang tuanya, tapi gadis ini tampak tulus ketika ia bilang tidak pernah melakukan hubungan seksual dengan anak laki-laki dan ia mendesak saya untuk memeriksa selaput daranya. Saya pun akhirnya memeriksanya dan mengejutkan karena selaput dara sepenuhnya utuh dan tidak mungkin ia telah diresapi oleh sperma laki-laki,” tungkas Dr Catherine.

Baca:   Pendarahan Hebat Setiap Haid, Wanita Cantik Ini Bikin Dokter Terkejut Saat Periksa Bagian Intimnya

“Dalam 26 tahun praktek, saya tidak pernah mendengar sekali hal seperti itu sebagai seseorang yang diresapi oleh vaksin, tapi saya melakukan beberapa penelitian dan menemukan itu lebih umum daripada pikiran kebanyakan orang,” lanjutnya. Meski masih bingung dengan kondisinya, gadis itu dan keluarganya pun memutuskan untuk menjaga kehamilannya dan menunggu hingga sang bayi lahir.

Sebelumnya, kasus serupa juga terjadi pada tahun 2013, ketika 11 gadis muda di Meksiko yang berusia 11 – 17 tahun mengklaim bahwa mereka hamil setelah diberi Human Papilloma Virus (HPV).