Ikut pendidikan bela negara, mahasiswa Atmajaya tewas

latihan-bela-negara

Baru-baru ini pemerintah mencanangkan bela negara untuk setiap warga negara Indonesia. Namun, belum lama berjalan, seorang mahasiswa Universitas Atmaja dikabarkan tewas setelah mengikuti pra pendidikan. Korban yang meninggal tersebut bernama Daniel Vicil Pardamean Tambunan.

“Korban meninggal setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Jakarta,” kata Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unika Atmajaya Makdin Sinaga, dikutip dari Tempo.co, Selasa, 27 Oktober 2015. Daniel tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Hukum Unika Atmajaya angkatan 2015. Menurut Makdin, kegiatan itu berlangsung pada 22-25 Oktober 2015.

Baca:   Guru Ini Melakukan Tarian "Panas" di Depan Siswanya

“Sejak Sabtu, ia dirawat di Rumah Sakit Jakarta. Namun sebelumnya sempat dirujuk ke Rumah Sakit Siloam,” ucap Makdin. Universitas masih belum mengetahui penyebab kematian Daniel. “Kemungkinan sih sakit. Cuma sakitnya apa, kami belum tahu,” ujar Makdin. Saat dihubungi, Makdin sedang dalam perjalanan ke rumah duka di Jalan Tridaya Indah 1, Tambun, Bekasi.

Kegiatan itu dilatih dan dibina tentara dari komandan rayon militer setempat. Menurut Makdin, pihaknya menolak melaporkan hal ini ke polisi dan membuat tim pencari fakta sendiri. “Kami belum sampai ke ranah situ, karena ini urusannya dengan kegiatan ekstrakurikuler kampus,” tutur Makdin. Menurut dia, hal tersebut masih di bawah lingkup akademik.

Baca:   Heboh! Spesial Hari Valentine, Beli Coklat Gratis Kondom

Tim pencari fakta, kata Makdin, mulai bergerak hari ini. “Tim ini terdiri atas dosen berbagai fakultas di lingkungan Atmajaya,” ucapnya. Ia akan mengawasi langsung tim ini. Makdin pun menegaskan, jika memang terbukti terjadi kesalahan dan pelanggaran tata tertib, akan ada sanksi sesuai dengan temuan tim.