Ini bahaya terlalu banyak konsumsi teh hijau, bisa sebabkan kematian

teh-hijau

Teh hijau dipercaya kaya akan manfaat bagi kesehatan. Salah satu manfaat tersebut adalah meningkatkan daya ingat, mencegah pikun hingga mencegah kanker. Dengan sejumlah manfaat tersebut, maka tidak heran jika teh hijau menjadi salah satu minuman yang paling digemari di seluruh dunia. Namun, walaupun memiliki banyak manfaat, jangan terlalu banyak mengkonsumsinya.

Kenapa tidak boleh terlalu banyak minum teh hijau? Dilansir dari Sindonews.com, baru-baru ini seorang gadis asal Inggris dikabarkan meninggal dunia setelah mengkonsumsi teh hijau selama tiga bulan. Gadis berusia 16 tahun itu dilaporkan berniat menurunkan berat badan. Namun bukannya kurus, gadis ini malah mengalami kerusakan hati yang parah dan meninggal dunia. Gadis ini pun diduga mengkonsumsi teh hijau secara berlebihan.

Baca:   Jangan Pernah Coba-Coba Mencabut Uban, Ini Alasan Ilmiah dan Dampak Buruknya Bagi Kesehatan

Sebuah studi pun mengungkapkan bahwa bahaya mengkonsumsi teh hijau terletak pada cara pengolahan teh yang keliru. Beberapa produk mengemas teh hijau dalam bentuk suplemen atau minuman dengan konsentrasi yang berlebihan digunakan sebagai produk penurunan berat badan. Sayangnya, mengkonsumsi teh hijau atau herbal secara berlebihan akan menghambat kinerja liver atau hati hingga memicu infeksi.

“Tannin yang terkandung dalam teh hijau juga bisa mencegah penyerapan zat besi yang non-heme,” papar konsultan nutrisi, Mike Roussell, PhD. Rousell pun menyarankan agar teh hijau tidak dikonsumsi oleh sembarang orang. Terutama mereka yang mengalami penyakit autoimun, seperti alergi, asma, kanker, hepatitis B dan C atau infeksi virus lainnya.

Baca:   Mengerikan, Cacing hidup dalam bola mata pria ini

“Pada orang sehat, teh hijau bisa meningkatkan sistem kekebalan, tetapi kalau pada dasarnya sudah sakit, stimulasi dari teh hijau justru akan semakin membebani tubuh Anda,” kata dia. Idealnya, teh hijau dikonsumsi empat kali dalam satu hari. “Baiknya dikonsumsi saat perut kosong. Cara ini pun dipercaya bisa mengoptimalkan penyerapan antioksidan, catechin,” ujar dia.