Ini batuk giok Gayo yang masih tetap jadi primadona

batu giok dari aceh

Salah satu pedang batuk akik bernama Duan 35 tahun yang berasal dari Aceh Tengah sudah mulai berjualan sejak 2014 lalu. Awal mulanya, Duan menjual beberapa jenis giok seperti giok jenis neprid gayo, lumut gayo dan solar aceh, serta beberapa jenis batu giok lainnya. Ia pun mengaku bahwa peminat batu akik Gayo hingga kini masih tetap banyak walau sedikit lebih rendah dari tahun lalu.

“Sampai sekarang peminat batu giok asal Gayo masih terbilang banyak, meskipun lebih rendah dari tahun lalu,” kata dia. Hingga saat ini, Duan masih berbisnis dengan pencinta giok dari sejumlah daerah di Indonesia. Pelanggan tetapnya berasal dari Sumatera Utara dan Jakarta. “Jenis giok lumut paling diminati, sampai sekarang saya masih sering menerima pesanan dari dua daerah itu,” ungkap Duan.

Baca:   Batu Akik Sigori Lafau dari Sumatera Utara dibanderol Rp 15 Miliar?

“Giok Gayo masih ada dan masih dan masih tetap jadi primadona, saya kira pemerintah daerah mesti memfasilitasi pameran giok asal dataran tinggi Gayo,” lanjut dia. Keinginan itu bukan tanpa alasan kuat. Ia memastikan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bisa mewujudkan permintaannya, bukan tidak mungkin Giok asal Gayo yang pernah jadi primadona kembali naik daun di bursa giok dalam negeri.

Baca:   Duh! Pengantin Wanita Ini Dipaksa Buka Baju oleh Pria Lain, Suaminya Diam Saja, Ini yang Terjadi

“Sekarang pasar batu giok masih bagus, masih banyak yang mencari, meski tidak booming seperti dulu lagi, peluang bisnis ini masih menjanjikan sampai sekarang,” terang Duan, dikutip dari Kompas. Duan mengatakan itu di sela-sela acara kegiatan seminar dan pelatihan pendampingan masyarakat dalam pemanfaatan Trend Monkey Business untuk meningkatkan nilai tambah Giok Gayo.

Hal ini pun sebagai sarana pengentasan kemiskinan di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, yang digelar oleh tim Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Islam (PM-EBI) STAIN Gajah Putih Takengon, Senin (23/11/2015) lalu, di Takengon, Aceh Tengah.