Ini Kata Jonan Soal Dugaan TNI AU Jual Tiket Pesawat

pesawat-hercules-jatuh-di-medan

Terkait dengan kecelakaan pesawat Hercules TNI AU di Medan, muncul sebuah kabar yang ‘tidak enak.’ Hal itu terkait dengan munculnya kabar bahwa TNI AU menjual tiket pesawat bagi warga yang ingin naik pesawat Hercules. Meskipun demikian, Menteri Jonan mengaku belum mengetahui kebenaran adanya penjualan tiket oleh TNI AU bagi warga yang ingin naik pesawat Hercules. Baca juga [Kronologis Jatuhnya Pesawat Hercules C-130 di Medan]

“Enggak tahu saya, itu mesti ditanyakan ke TNI AU. Saya kira TNI AU enggak akan jual tiket lah,” kata Jonan di Kantor Wakil Presiden Jakarta, dikutip dari Tribunnews.com, Kamis 2 Juli 2015. Mengenai adanya warga sipil yang diduga ikut menjadi penumpang pesawat Hercules yang jatuh di Medan, 30 Juni 2015, tersebut, Jonan mengaku tidak tahu mengenai boleh tidaknya warga sipil menumpang pesawat TNI. Menurut dia, masalah tersebut merupakan tugas internal TNI untuk menyelidikinya.

Baca:   20 Fakta Terbaru Kasus Yuyun Siswi SMP digauli 14 Orang Sampai Tewas

Kementerian Perhubungan, lanjut Jonan, tidak akan ikut campur dalam hal ini. Ia menyebut Kemenhub hanya menangani masalah penerbangan sipil. “Karena ini penerbangan militer maka ditangani secara langsung oleh militer,” ucap Jonan. Baca juga [“Istri Tersangka KPK Punya Tas Hermes Seharga Rp 960 Juta”]

Ia juga menolak jika minimnya akses transportasi menuju Natuna dianggap sebagai penyebab warga sipil menumpang pesawat TNI AU. Mengenai kemungkinan pemerintah memperbanyak penerbangan perintis, Jonan mengatakan bahwa hal itu tergantung permintaan kepala daerah masing-masing. Penerbangan perintis baru bisa dioperasikan jika tidak ada pesawat komersil yang mau membuka rute ke daerah tersebut.

Baca:   Ternyata Dua dari 4 Santriwati Yang Bikin Video Panas Dengan Ustadz CH Peserta UN

“Penerbangan perintis itu apabila dalam suatu daerah dengan daerah lain itu dipandang memerlukan dan kepala daerah yang usul. Memang tidak ada penerbangan komersial yang mau ke sana. Penerbangan perintis itu kecil-kecil loh, biasanya di daerah-daerah terpencil seperti pegunungan di Papua, Bawean dan sebagainya. Kalau Medan-Tanjung Pinang, memang ada penerbangan,” tutur Jonan.

Baca:   Menyeramkan! Makhluk halus leak ditangkap di Bali, namun...

Hercules buatan Amerika Serikat tahun 1964 ini jatuh pada pukul 12.08, setelah 2 menit lepas landas dari Pangkalan Udara Soewondo, Medan. Pesawat jatuh di Jalan Jamin Ginting. (Baca: Kapuspen TNI: Hercules Jatuh pada Pukul 12.08, Dua Menit Setelah “Take Off”). Semua kru dan penumpang, yang berjumlah 113 orang, hingga saat ini diduga tewas. Sebanyak 101 penumpang yang ikut dalam penerbangan itu umumnya prajurit TNI dan keluarga TNI yang hendak ke Ranai, Natuna.

loading...