Jangan menggunakan celana dalam G-String saat olah raga

tipe-tipe celana dalam dan kegunaannya

Apakah Anda wanita yang suka melakukan olah raga? Itu bagus! Artinya Anda perduli dengan kesehatan Anda saat ini maupun di masa yang akan datang. Selain kesehatan, Anda juga harus memperhatikan jenis pakaian olah raga yang Anda gunakan, terutama celana dalam yang Anda gunakan untuk olah raga. Berikut kiat memilih celana dalam wanita untuk berola hraga dikutip dari Kompas. Semoga bisa membantu Anda dalam memilih celana dalam yang baik dan benar untuk Anda gunakan berolah raga.

Wajib memakai celana dalam
Banyak wanita yang merasa kurang nyaman bergerak ketika mengenakan celana dalam saat berolahraga. Cara ini, sebenarnya sangat salah. “Bakteria dan kuman senang bersarang di area yang lembab dan hangat,” ujar Doerthe Brueggmann, M.D, Health Goes Female. “Jadi, hal paling efektif dan sederhana dalam melindungi vagina adalah untuk selalu mengenakan celana dalam ketika berolahraga. Keringat tidak akan langsung menempel di area intim Anda dan tingkat kelembaban di area itu pun tidak terlalu tinggi,” imbuhnya.

Baca:   4 Cara sederhana mengatasi hidung tersumbat

Singkatnya, Brueggmann mengatakan bahwa tidak mengenakan celana dalam saat berolahraga bisa menyebabkan vagina lebih mudah terpapar bakteri.

Jangan mengenakan celana dalam G-String
Tidak sedikit wanita yang merasa kurang nyaman dengan kondisi celana dalam mencetak di balik baju olahraga. Alhasil, mereka memilih celana dalam jenis G-String, untuk mengindari cetakan tepi celana yang terlihat jelas secara kasat mata.”G-string atau thong, biasanya terlalu ketat dan mudah bergeser seiring pergerakan tubuh, terutama ketika sedang latihan,” ujar David Bank, M.D., Founder & Director, Center for Dermatology, Cosmetic & Laser Surgery.

Baca:   Penting! Tindakan pertama saat anak kejang demam

Menurut Banks, gesekan celana G-String pada kulit vagina, menciptakan rasa panas sehingga berpeluang terkena UTI (urinary tract infections) atau infeksi kandungan kemih. Banks menegaskan, tidak peduli G-String terbuat dari bahan paling nyaman sekalipun. Permasalahannya bukan pada bahan, melainkan pada gesekan dan panas yang terjadi di sekitar vagina. David Elmer, M.D, seorang konsultan di Nantucket Cottage Hospital juga setuju dengan Banks.

“Celana G-String mudah bergeser dan bisa membawa bakteria dari area belakang ke vagina dan saluran pipis,” pungkas Elmer.