Jarang Terjadi, Pangeran Arab Saudi dihukum Mati Karena Bunuh Warganya

pangeran-arab-saudi

Pada 18 Oktober 2016 kemaren, seorang pangeran Arab Saudi, Turki bin Saud al-Kabir, telah menjalani eksekusi mati setelah pengadilan memutuskan bahwa ia bersalah menembak mati seorang warganya.

Menurut berita yang dilansir SPA, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengatakan bahwa pangeran Turki sebelumnya sudah dinyatakan bersalah. Ia terbukti bersalah menembak mati warga lokal, Adel al-Mohaimeed, setelah mereka melakukan perkelahian.

Media setempat di Arab Saudi, seperti dikutip dari kompas.com, Rabu (19/10/2016), melaporkan peristiwa eksekusi atas pangeran Turki itu tanpa menyebutkan dengan cara apa eksekusi tersebut dilakukan. Pada umumnya, orang yang dihukum mati di Arab Saudi menjalani hukuman dengan cara kepala dipenggal menggunakan pedang.

Para anggota keluarga kerajaan Arab Saudi yang sedang berkuasa jarang terkena eksekusi. Salah satu kasus paling mengemuka di kalangan kerajaan adalah ketika Faisal bin Musaid al Saud, yang membunuh pamannya, Raja Faisal, menjalani eksekusi pada 1975.

Keluarga kerajaan Arab Saudi diperkirakan beranggotakan beberapa ribu orang. Para anggota keluarga kerajaan itu mendapat tunjangan bulanan. Kebanyakan pangeran senior memiliki kekayaan dalam jumlah besar dan kekuasaan politik. Namun, hanya sebagian kecil dari keluarga kerajaan yang memiliki jabatan-jabatan penting pada pemerintahan.

“Pemerintah bertekad untuk menjaga ketertiban, menstabilkan keamanan, dan menjunjung tinggi keadilan dengan menerapkan aturan-aturan yang ditentukan oleh Allah,” demikian pernyataan dari kementerian.

loading...