Jassica ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Wayan Mirna

jessica-wongso

Setelah melalui penyelidikan yang mendalam, penyidik Polda Metro Jaya akhirnya menetapkan Jessica Kumala Wongso sebagai tersangka atas kematian Wayan Mirna Salihin (27) setelah minum kopi bersama dirinya di sebuah mall di Jakarta. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Jessica langsung ditangkap di sebuah hotel di Jakarta Utara pada Sabtu 30 Januari 2016.

“Ditangkap, ya jadi tersangka,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti di Jakarta, Sabtu. Penetapan Jessica sebagai tersangka dilakukan pada pukul 23.00 WIB, Jumat (29/1/2016). Setelah itu, polisi mencari Jessica di rumahnya, tetapi tak bertemu. “Tadi pagi pukul 07.00 WIB kami tangkap,” kata Krishna, dilansir Kompas.

Polisi belum menjelaskan secara detail alasan penetapan Jessica sebagai tersangka. Krishna akan merilis untuk memberitahukan alasan penetapan Jessica sebagai tersangka pada siang nanti.

Baca:   Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan ganti 3 pejabat eselon DKI

Saat ditangkap Jessica tampak tertunduk

Jessica Kumala Wongso sudah terlihat di Polda Metro Jaya pada pukul 09.00 WIB, Sabtu (30/1/2016). Jessica tampak tidak ditemani oleh pihak keluarga ataupun pengacaranya. Saat hadir, ia hanya berjalan sambil tertunduk. Kedatangannya kali ini pun berbeda dari biasanya, Jessica diam seribu bahasa. Tak ada satu pun pertanyaan dari wartawan yang ditanggapinya.

Baca:   Mirna pernah sebut Jessica suka berperilaku aneh

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap Jessica Kumala Wongso (27). Dia ditangkap karena diduga terlibat dalam kasus kematian Wayan Mirna Salihin (27) seusai minum kopi di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/1/2016). “Ya, benar, Jessica baru saja ditangkap di Hotel Neo Mangga Dua Square,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Komisaris Besar Krishna Murti saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jakarta, Sabtu.

Krishna mengatakan, Jessica ditangkap di hotel tersebut sekitar pukul 07.45 WIB. Penangkapan tersebut dipimpin oleh Krishna Murti.