Jika Terjadi Perang Nuklir AS vs Rusia, Ini Tempat Yang Aman di Bumi Untuk Bersembunyi

perang-nuclier

Segala kemungkinan bisa saja terjadi beberapa saat kedepan terkait perang nuklir antara Amerika Serikat dan Rusia yang semakin diujung tanduk. Wakil Perdana Menteri Turki Numan Kurtulmus dua hari lalu mengatakan tindakan Amerika Serikat dan Rusia terkait Suriah bisa memicu perang nuklir besar-besaran.

“Kalau perang ini (konflik Suriah) terus berlanjut, saya katakan, Amerika dan Rusia akan berperang,” ujar Kurtulmus, seperti dilansir koran the Daily Mail, Senin (17/10). “Dunia saat ini tengah berada di ujung tanduk akan timbulnya perang global. “Pemerintah Rusia beberapa waktu lalu sudah mengumumkan kepada warganya untuk mengikuti instruksi jika perang nuklir benar-benar terjadi dengan negara Barat.

Menurut stasiun televisi ABC News, melalui media pemerintah, warga diperintahkan memeriksa dan mencari lokasi bunker perlindungan terdekat dan menyiapkan topeng gas. Pihak berwenang juga disiapkan untuk memberi tahu warga apa yang harus disiapkan dan dilakukan jika terjadi serangan bom nuklir.

“Jika perang nuklir itu terjadi suatu hari, kalian harus tahu di mana letak bunker perlindungan terdekat,” kata sebuah laporan dari stasiun televisi pemerintah, NTV. Selanjutnya dalam tayangan itu NTV memperlihatkan sebuah lokasi bunker perlindungan di Ibu Kota Moskow, dikutip dari merdeka.com.

Baca:   Pengacara Alex Usman Sebut Ahok Terlibat Kasus UPS?

Baik AS dan Rusia keduanya adalah negara yang memiliki senjata atau hulu ledak nuklir. Jika terjadi perang nuklir antara AS dan Rusia maka sangat disarankan warga planet Bumi menghindari lokasi atau negara-negara yang mempunyai senjata nuklir atau terlibat dalam segala bentuk perjanjian nuklir.

Dikutip koran the Independent, Selasa (18/10), menurut situs yang menyediakan data statistik global, Statista, lokasi yang aman jika terjadi perang nuklir adalah di negara-negara yang berada di kawasan selatan. Apakah Indonesia termasuk lokasi yang aman untuk bersembunyi dari serangan nuklir.

Data dari Federasi Ilmuwan Amerika menyatakan:

Rusia dan AS memiliki lebih dari 90 persen hulu ledak nuklir di dunia. Ini bisa berarti jika perang nuklir terjadi maka rudal-rudal berhulu ledak nuklir akan menghantam negara-negara yang punya senjata nuklir atau sekutu dari negara-negara itu. Suhu global akan turun beberapa derajat jika terjadi perang nuklir. Selain itu lapisan ozon juga akan menipis selama satu dekade ke depan sejak ledakan nuklir terjadi.

Baca:   Ahli Patologi Australia: Mirna Salihin Tewas Bukan Karena Sianida, Tapi Karena Hal Ini?

peta-negara-pengguna-nuklir

Tanaman hanya sedikit yang bertahan dan kekeringan akan melanda daerah yang terkena dampak ledakan nuklir. Bukan itu saja, kanker kulit dan kulit yang terbakar akan banyak terjadi karena lapisan ozon yang menipis. Dengan demikian lokasi yang terbilang aman dan ideal dari dampak perang nuklir di muka bumi adalah negara-negara yang antara lain berada di Afrika atau Amerika Selatan.

Selain itu di lokasi-lokasi itu juga tersedia sumber makanan yang berlimpah untuk bertahan hidup. Dari peta yang diperlihatkan Statista maka selain Afrika dan Amerika Selatan, Indonesia dan negara-negara di Asia Tenggara juga menjadi tempat yang terbilang aman dari dampak perang nuklir.