Kejamnya Efek Samping Makan Roti Tawar, Bisa Sebabkan Kematian

roti tawar

Roti tawar merupakan salah satu sarapan pagi yang cukup banyak digemari orang Indonesia saat ini. Penyajiannya yang praktis membuat roti tawar menjadi pilihan yang tepat di pagi hari, apa lagi bagi orang-orang yang punya kesibukan tingkat tinggi. Namun, tahukah Anda bahwa roti tawar juatru berbahaya bagi kesehatan dan bahkan dapat menyebabkan kematian?

Laman Boldsky membeberkan beberapa alasan mengapa Anda harus menghindari roti tawar putih, dikutip dari situs Liputan6.com, Sabtu (23/4/2016):

1. Tidak ada nutrisi
Ternyata, roti tidak mengandung nutrisi apa pun. Makanan ini hanya mengenyangkan perut, namun tidak memberikanasupan protein dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh.

2. Kadar sodium tinggi
Roti memiliki kandungan sodium/natrium yang sangat tinggi. Hal itu berkontribusi pada munculnya penyakit jantung. Jika Anda sering mengonsumsi roti tawar, kadar garam dalam tubuh akan meningkat. Sama saja menaruh diri Anda pada sebuah malapetaka.

Baca:   Hal Ini Yang Terjadi Jika Sperma Sampai Tertelan

3. Membuat gemuk
Mengonsumsi roti dalam jadwal diet adalah pilihan yang salah. Sebab, di dalam roti mengandung banyak kalori yang dapat meningkatkan berat badan Anda.

4. Tidak membuat kenyang
Antara roti tawar dan roti gandum, mana yang akan Anda pilih? Mayoritas dari Anda pasti akan memilih roti tawar karena rasanya lebih enak. Ya, memang benar. Namun, ternyata roti tawar tidak dapat mengenyangkan. Anda harus mengambil beberapa buah roti, barulah Anda merasa kenyang.

5. Mengandung protein “jahat”
Gandum memiliki kadar protein “jahat” (glutten) yang sangat tinggi. Jenis protein ini dapat menimbulkan penyakit seliaka, suatu penyakit yang menyebabkan perut terasa sakit setelah mengonsumsi makanan.

Baca:   5 Mitos Yang Sering dikaitkan Dengan Kanker Payudara

6. Tinggi karbohidrat
Para ahli mengatakan bahwa semua makanan yang terbuat dari roti memiliki jumlah karbohidrat yang sangat tinggi. Jika Anda terus mengonsumsinya, bisa-bisa Anda mengalami overdosis karbohidrat. Hal ini akan menyebabkan Anda mengalami kabut otak yang dapat menurunkan fungsi kognitif.

7. Meningkatkan kadar gula dalam darah
Pati dalam roti akan terpecah sangat cepat ketika memasuki saluran pencernaan dan akan memasuki aliran darah menjadi glukosa. Hal ini dapat menyebabkan kadar gula dalam darah dan kadar insulin melonjak dengan cepat.

8. Mengandung sirup jagung fruktosa
Sebagian jenis roti pasti mengandung sirup jagung fruktosa dalam jumlah yang tinggi, seperti makanan olahan. Jenis gula ini memberi dampak buruk pada kesehatan Anda.