Kenapa Gerhana Matahari Total tahun 1983 dianggap mengerikan? ini alasannya…

gerhana matahari 1983

Hari ini tepat 9 Maret 2016 kita disuguhkan dengan fenomena alam langkah yang hanya terjadi 33 tahun sekali. Namun, Gerhana Matahari Total yang terjadi hari ini justru pernah menjadi ketakutan bagi masyarakat Indonesia pada 33 tahun silam. Pada tahun itu, banyak orang yang melewatkan momen langkah tersebut. Kedatangan Gerhana Matahari Total lebih dianggap sebagai bencana besar, ketimbang hal istimewa dan langka. Hal itu yang membuat pada GMT 1983, pemerintah Indonesia melarang keras warganya untuk menyaksikan gerhana.

Dikabarkan dalam media-media nasional, bahkan Presiden Soeharto sebagai kepala pemerintahan waktu itu juga melarang keluarga besarnya untuk keluar rumah. Hal ini disampaikan oleh anak ke-empat Presiden Soeharto, Siti Hediyati atau yang akrab disapa Mbak Titik. “Kita di rumah saja. Karena katanya kan bahaya kalau melihat itu,” ujarnya. Alhasil, Mbak Titik dan keluarga serta ratusan juta masyarakat Indonesia melewatkan momen langka begitu saja. Atau mungkin menyaksikan, namun hanya dari stasiun televisi Nasional.

Baca:   Berhubungan Badan, Dua Wanita Cantik Ini Tewas Gara-Gara Perkataan Pedas

Lantas apa yang membuat Gerhana Matahari Total sangat ditakuti waktu itu? Kepala Lapan, Thomas Djamaluddin dalam wawancara khusus kepada Liputan6.com beberapa waktu lalu mengatakan, ada semacam pembodohan publik dengan mengatakan, “Awas, hati-hati, gerhana bisa membutakan mata.” Bahkan ada yang sampai bertindak ekstrem dengan menutup seluruh jendela rumah. “Seakan matahari memancarkan radiasi berbahaya,” Thomas menambahkan.

Kengerian tak berhenti di situ, bahkan di salah satu daerah di Indonesia, menutup mata hewan-hewan penghuni kebun binatang agar mereka tak buta. Tetapi kini, insiden pembodohan massal itu sudah tidak berlaku. Teknologi sudah cukup canggih dan pengetahuan masyarakat semakin luas. Thomas juga menuturkan, Gerhana Matahari Total adalah fenomena yang luar biasa bukan peristiwa penuh marabahaya.

Baca:   Pontianak Dibuat Heboh Perempuan Naik Motor Sambil Telanjang, Seperti Ini Penampakannya

Pada saat gerhana total, tambah Thomas, justru paling bagus melihat langsung. Tanpa kaca mata, tak perlu pakai filter. Thomas juga mengungkapkan, gerhana matahari total 2016 yang akan terjadi pada 9 Maret merupakan yang pertama terjadi pada Abad ke-21 di Indonesia. Untuk itulah, Lapan meluncurkan hitung mundur 55 hari jelang gerhana matahari total. Gerhana matahari berikutnya akan terjadi di Indonesia pada 2019, yakni gerhana matahari cincin. Sementara, Gerhana Matahari Total berikutnya baru melintas di wilayah Nusantara pada 20 April 2023.

Leave your vote

points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Hey there!

Sign in

Forgot password?
Close
of

Processing files…