Kesaksian Warga Yang Lihat Densus Tembak Mati 2 Teroris Saat Lagi Mancing di Jatiluhur

Empat terduga teroris yang sedang mancing di Jatiluhur, Purwakarta, berhasil digerebek oleh Tim Detasemen Khusus Anti Teror. Dua dari 4 orang tewas ditembus peluru petugas setelah sebelumnya melawan saat hendak ditaingkap pada hari Minggu 25 Desember 2016. Dalam penggerebekan itu dua terduga teroris tewas dan dua lainnya ditangkap dalam kondisi hidup.

Kolam terapung yang dijadikan persembunyian adalah milik warga bernama Ajun dan Oman. Pasca-penyergapan lokasinya saat ini sudah diberi garis Polisi. Pemilik kolam, Oman mengatakan, mereka semula datang dua orang dengan menyewa rumahnya sejak Sabtu 24 Desember. Saat itu keduanya juga membawa alat pancing. “Iya mereka datang dengan membawa sejumlah alat pancing dan tas,” kata Oman.

Baca:   "Gubernur DKI sekarang layaknya melebihi Jawara"

Namun Oman dibuat kaget saat sedang bercengkrama dengan dua dari mereka. “Saat kejadian petugas datang dan langsung menangkap keduanya dan sempat mengeluarkan tembakan. Mereka sempat melawan tapi langsung diamankan petugas. Setelah itu petugas menangkap dua orang lainnya yang sedang mancing, keduanya ditembak karena menyerang petugas,” jelas Oman.

Berbeda dengan Oman, warga lainnya Gugun Gunawan mengaku melihat langsung saat kedua terduga teroris tertembak dan terjatuh ke kolam. “Baku tembak sekitar jam satuan ya. Semuanya empat orang. Dua orang ditangkap di karang layung dan duanya lagi saya lihat tertembak lalu kejebur ke kolam ikan,” cerita Gugun, dikutip dari merdeka.com.

Baca:   Terungkap, Penggusuran Kalijoodo Ide Tito, dieksekusi Ahok

Dari penangkapan terduga teror petugas menyita barang bukti berupa pakaian, satu unit sepeda motor, surat ‘pengantin’ yang berisi pernyataan terduga yang siap menjadi ‘pengantin’. Keempat terduga teroris, yakni Rizal alias Abu Arham (29), warga Randu Kurung, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat dan Ivan Ragmat Syarif (28) warga Mulya Tani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Sedangkan dua lainnya yang tewas di lokasi adalah Abu Sovi alias Abu azis alias Mas Brow, warga Jalan Tipar, Kecamatan Kota Waringin, Kabupaten bandung dan Abu Faiz, Warga Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.