Ketahuan, Ternyata Cristiano Ronaldo Manusia Arogan!

Ronaldo

Siapa yang tidak kenal Cristiano Ronaldo, pemain kaya dengan penampilan yang memikat wanita. Bagi sebagian penggila bola, Ronaldo merupakan sosok yang boleh jadi panutan, apa lagi jika melihat aksi-aksi sosialnya selama ini dan kerap terlihat baik di depan publik. Namun, selama ini, itu hanya sandiwara belaka. Hal itu terungkap setelah media ternama Jerman, Bild, baru-baru ini mengupas sisi gelap Cristiano Ronaldo yang diklaim selalu disembunyikan dari publik.

Cerita tersebut berawal dari laga Portugal vs Islandia di Euro 2106. Selain mandul tidak bisa membobol gawang Islandia dan harus berakhir imbang 1-1, Ronaldo lantas meluapkan emosinya dengan menghina timnas Islandia serta menyebutnya sebagai tim kecil dengan ‘mental kerdil’. Dalam laporan itu, Bild juga membuka mata dunia akan citra sang bintang yang selama ini cuma dikenal hanya sisi baik-baiknya saja. Usai laga itu, pemain Islandia, Gunnarson berjalan bersama Ronaldo meninggalkan lapangan.

Baca:   Perang Bintang, Lionel Messi dan Crstiano Ronaldo Akan Main Satu Tim

Dalam perjalanan itu, Gunnarson sempat mengajak Ronaldo bertukar kaus usai laga berakhir. Pemain Real Madrid itu ternyata dua kali memberikan penolakan, namun Gunarrsson tak menyerah. Di kesempatan ketiga, Ronaldo dengan sangat arogannya dan mimik wajah sinis mengatakan: “Bertukar kaus? Siapa kamu?” Selain itu, diungkap kabar bahwa Ronaldo juga dikecam karena ia sempat menolak berjabat tangan dengan pemain Islandia usai laga berakhir.

Baca:   Semi Final Piala Eropa 2016: Portugal vs Wales, Ronaldo dan Bale 'Perang Dingin'

Di sesi akhir, Bild juga menyoroti gaji Ronaldo yang notabene adalah atlet dengan bayaran termahal di dunia. Selain itu, sang bintang juga memiliki 43,2 juta pengikut di Twitter atau lebih dari 130 kali lipat penduduk Islandia (330.160). Sebagai penutup, Bild juga mengutip kalimat yang pernah keluar dari mulut sang mega bintang: “Ada banyak orang yang iri dengan saya, karena saya tampan, kaya, dan seorang pemain yang hebat.”