KGB84 ‘Girlband’ Populer Asal Jepang Beranggotan Nenek-Nenek

girlband-nenek-nenek

Girlband identik dengan wanita cantik dan masih muda. Namun, girlband yang satu ini berbeda, girlband yang satu ini beranggotakan nenek-nenek yang sudah berumur rata-rata 84 tahun. Girlband tersebut adalah KBG84 yang berasal dari pulau Kohama, Okinawa, Jepang. Nama KBG84 adalah plesetan dari girlband asal Jepang bernama AKB48 yaitu girlband yang sedang populer saat ini.

Meskipun para anggotanya sudah cukup tua, namun mereka cukup populer. Tagar girlband nenek-nenek, #KBG84, ternyata banyak diperbincangkan di sosial media Twitter. “Saat saya pertama mendengar orang menyebut kami sebagai ‘idola’, saya kira idola berarti seseorang yang sudah hidup sangat lama, dan sudah hampir mati,” kata Tomi Menaka (92), salah satu penyanyinya, kepada kantor berita AFP.

Baca:   Duh! Burger Daging Tikus 'Raksasa' Sedang Tren di Rusia, Anda Tertarik Mencobanya?

“Namun di Tokyo, mereka mengatakan bahwa idola itu berarti penghibur. Saya jadi lega karena saya pikir saya sebentar lagi akan pergi ke surga. Saya belum pernah ke Tokyo dan Osaka. Saya mau ke sana sebelum saya masuk ke surga,” ungkapnya kemudian. Kelompok yang beranggotakan 33 orang yang terdiri dari penyanyi dan penari ini telah merilis sebuah lagu berjudul “Come on and Dance, Kohama Island” dengan videoklip yang dibuat di sebuah pulau kecil di Taiwan.

Menaka yang biasanya berjalan dengan tongkat terlihat membuang tongkatnya dengan gaya bintang rock ketika dia tampil di panggung sambil berjoget dengan riang. Gigi-gigi emasnya berkilau di tengah terik matahari. “Saya tidak pernah merasa lebih bahagia dibandingkan ketika saya tampil,” kata perempuan yang mengenakan kimono bergaris dan bertutup kepala merah itu, dikutip dari Kompas.com, Minggu 12 Juli 2015.

Baca:   Kota Ini Menjadi Surga Bagi Para Cowok, Punya Pacar Satu dianggap Memalukan

“Sewaktu saya pergi ke Tokyo pertama kali, saya merasa sangat beruntung dilahirkan. Saya bertemu dengan cucu saya. Saya tidak pernah melupakannya. Saya terharu dan menangis,” tambahnya kemudian. Penduduk di Okinawa memiliki tingkat harapan hidup tertinggi di dunia. Warga Okinawa dikenal punya kebiasaan makan sayur-sayuran dan makanan rendah gula dibandingkan warga di daratan utama Jepang. Mereka biasa makan ubi-ubi ungu, bukan nasi.

Menaka, pemimpin kelompok ini, juga tetap sehat karena melakukan pekerjaan rumah tangga. Dia tidak terlalu memikirkan makanan yang dia makan.