Kisah seru istri-istri ketahuan selingkuh karena hal konyol

pria selingkuh

Perselingkuhan sepertinya semakin hari semakin sulit dibendung. Banyak hal yang melatar belakangi perselingkuhan, mulai dari faktor sudah tidak cocok hingga masalah-masalah lainnya yang hanya pelaku yang tahu. Namun, sepintar-pintarnya pelaku menyembunyikan perselingkuhannya, akan ketahuan juga pada akhirnya. Bahkan di beberapa kasus, perselingkuhan mereka terbongkar hanya gara-gara hal yang tidak biasa dan konyol.

Seperti yang menimpa Wisti Yetti (47). Wanita yang tinggal di Bandung ini dituding suaminya selingkuh dengan teman masa SMP bernama Nugraha Mursyid. Bukti yang dipegang si suami, Haska Etika, berupa copy-an percakapan Wisti dengan temannya di Facebook. Haska lantas mencerai sekaligus melaporkan Wisti ke polisi. Hingga akhirnya kasus ini bergulir di meja hijau, dan dia dituntut vonis empat bulan penjara.

Wisti tak terima tersebut dan mengajukan banding. Kuasa hukumnya mengatakan, alasan Wisti mengajukan banding karena putusan hakim dinilai tidak mencerminkan keadilan dan tidak berdasarkan fakta-fakta persidangan yang ada. “Alasan yang ketiga ialah putusan hakim itu jauh melampaui tuntutan jaksa. Saya kira tiga pokok itu yang akan kami tuangkan dalam memori banding,” kata Suryantara, kuasa hukum Wisti saat itu, dilansir Merdeka.com.

Pihaknya berharap upaya banding di tingkat Pengadilan Tinggi Jawa Barat tersebut bisa membebaskan semua jeratan hukum terhadap kliennya. “Harapannya, hakim yang menangani perkara banding ini memang benar-benar mengerti persoalan hukum klien kami membebaskan dari segala dakwaan karena fakta persidangan tidak terbukti,” kata dia.

Lebih lanjut, dia mengatakan, sejumlah fakta persidangan yang tidak terbukti adalah bukti chatting di jejaring sosial kliennya dengan teman semasa kecilnya tidak didapatkan dengan cara yang benar secara hukum. “Dan itu juga buktinya hanya berupa fotocopy-an saja. Kemudian uji forensik membuktikan bahwa tidak ada percakapan asusila dalam chatting di Facebook tersebut,” kata dia.

Baca:   Bahaya Menggunakan HP di Pom Bensin Hanya Mitos? Seperti Ini Penjelasannya...

Di tingkat Pengadilan Negeri Bandung, Wisti Yetti divonis dengan pidana penjara 5 bulan dan denda Rp 100 juta subsider enam bulan karena melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Putusan tersebut jauh lebih berat dari tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut Wisti dengan hukuman penjara 4 bulan denda Rp 10 juta.

Sementara itu di Riau, Hanapi (27) mengetahui istrinya Emi (26) main serong dengan pria lain bernama Andi (30), setelah membaca SMS dari si selingkuhan Emi. Kasus ini terungkap hari Minggu (9/8/2015) sekitar pukul 20.00 WIB, ketika Hanapi melihat SMS yang masuk ke handphone istrinya. Yang isinya “nyambung yang tadi Go… Kau alun poe laido ndak,”. Artinya sambung lagi yang tadi yuk, kamu belum puas lagi kan.

“Saat Hanapi menanyakan apa maksud SMS tersebut, sang istri (Emi) mengakui telah melakukan persetubuhan dengan Andi dan bermaksud untuk melanjutkan perbuatannya tersebut,” kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo. Emi mengakui telah bercinta dengan Andi di Kebun Sawit Desa Rimpian Kecamatan Sei Lala Kabupaten Inhu, Riau, Senin (24/8/2015). Keduanya bermaksud melanjutkan perbuatan tadi malamnya. Namun SMS yang dikirim Andi ke Emi ketahuan oleh suaminya.

Terbongkarnya kasus perselingkuhan di Bogor ini tidak kalah panasnya. Sri Budi Sayekti (45), Kepala Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor dicerai Andi Bahtiar (71) suaminya lantaran diduga si istri selingkuh dengan sejumlah polisi, aparat desa hingga kecamatan. Terakhir kali, Andi curiga dengan sirkulasi saldo tabungan istri yang tidak biasa. Dia mengaku, terpaksa menceraikan istrinya yang dinikahi 24 tahun silam itu karena sudah berulangkali selingkuh. Yang parah, dalam cetak buku tabungannya banyak keluar masuk uang.

Baca:   Foto-foto Polwan Cantik Bripda Muthia Yang Jadi Viral di Sosmed

“Saya bingung sejak jadi Kepala Desa 2012 lalu, di buku tabungannya banyak uang ratusan juta yang masuk dan tak sedikit juga uang yang keluar ditransfer ke rekening seseorang,” katanya.

Bahkan uang sebanyak itu, selama Sri menjadi Kepala Desa belum pernah dirasakannya. “Bahkan sebelum jadi kepala desa, dia saya belikan mobil, bangunkan rumah, anak-anak saya satu per satu dibelikan mobil, dari uang saya bukan uang dia, tapi sekarang saya sering dapat kabar kalau saya keluar kota, dia suka selingkuh,” ujarnya. Bahkan yang paling santer terdengar dan diketahuinya, Sri selingkuh dengan salah satu provos kepolisian dan salah satu kepala desa di Kecamatan Caringin.

“Bahkan saya sempat mengumpulkan seluruh pegawai Desa Cipayung Girang dan mereka membenarkan telah terjadi perselingkuhan istri saya, dengan berbagai laki-laki yang usianya relatif muda,” jelasnya. Sementara itu, Sri Budi Sayekti saat dikonfirmasi membantah tuduhan perselingkuhan sebagaimana yang dikatakan suaminya.

“Itu hanya salah paham, masa saya ada tipe orang seperti itu (berselingkuh),” ujarnya, Senin (23/2/2015). Meski demikian, pihaknya meminta sumber isu perselingkuhan tersebut harus akurat dan ada bukti. “Sumbernya harus akurat. Enggak ada bukti selingkuh sama siapa? Ya kalau gosip sudah risiko jabatan. Tapi ingat jangan aneh-aneh saya juga bisa marah dan bisa menuntut balik pencemaran nama baik,” kilahnya.