Kisah Tragsi Pembunuhan Dosen UMSU Medan dan Mahasiswi Mesum Terkait Skripsi

Mahasiswi-Mesum

Pekan ini dua kisah tragis terjadi di Sumatera, yakni kasus pembunuhan dosen UMSU Mendan dan juga mahasiswi mesum dengan dosen yang semuanya berkaitan dengan skripsi. Kasus pertama yakni seorang mahasiswi mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) berinisial BR diperkosa oknum dosen Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Palembang bernama Dasrial (55). Dosen UIGM itu dilaporkan BR ke polisi atas tuduhan pemerkosaan. Dosen Dasrial dituduh memperkosa BR sebanyak tiga kali.

Dua kali dilakukan di kosan Dasrial di Palembang dan satu kali dilakukan di rumah Dasrial di Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel). Pemerkosaan itu bermula ketika BR sibuk menyusun skripsi. Kebetulan dosen pembimbing BR, Eliza adalah istri Dasrial. Korban kerap berkunjung ke rumah Eliza untuk konsultasi.

Baca:   Badai melanda Arab Saudi, 62 Jemaah haji tewas akibat tertimpa crane jatuh di Masjidil Haram

“Istrinya (Dasrial) adalah dosen pembimbing saya. Jadi sering main ke rumah ibu itu. Sudah dekat seperti keluarga sendiri. Sewaktu saya di Jambi, ditelepon oleh Pak Dasrial kalau penelitian untuk skripsi saya sudah ada. Lalu disuruh ke kosan Pak Dasrial di Palembang,” ujar BR saat memberikan keterangan di Polresta Palembang, dikutip dari Pojoksatu.id, Selasa (3/5/2016). Setelah tiba di Palembang, BR lalu diajak langsung ke kosan Dasrial. BR sendiri sempat curiga lantaran tak ada istri korban di dalam rumah kos tersebut.

Baca:   Mengerikan! Lidah Pria ini Dipotong di Tengah Jalan, Lalu Simak Hal Yang Terjadi Selanjutnya

“Karena lelah, saya langsung tidur. Tiba-tiba Pak Dasrial langsung di atas saya dan memaksa berhubungan badan. Saya memberontak tapi terus dipaksa,” tambah korban. Belum selesai kasus mesum yang melibatkan BR dan Dasrial, muncul kasus yang lebih tragis. Seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Medan, Roy Mandosah Siregar tega membunuh dosennya sendiri, Senin (2/5/2016).

Hj Nuraini dibunuh saat hendak shalat Ashar. Ketika itu, Hj Nuraini masuk ke kamar mandi untuk mengambil air widhu. Namun, langkah Hj Nuraini diikuti Roy dari belakang. Ketika mantan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) masuk ke toilet, Roy pun ikut masuk dan mengunci pintu kamar mandi dari dalam. “Waktu itu, ibu itu hendak mengambil wudhu dan akan melaksanakan Shalat Ashar. Terus, pas di kamar mandi pelaku masuk mengunci pintunya,” ujar mahasiswa UMSU, Andi.

Baca:   Salah gaul, siswa SMP diperkosa 12 teman dekatnya secara bergiliran

Setelah mengunci pintu, pelaku menghabisi nyawa korban dengan sebilah pisau. Pelaku dahulu menikam dada korban dan kemudian menggorok lehernya. Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Benar seorang mahasiswa menggorok leher dosen, korban di RS Bhayangkara dan pelaku sudah kita amankan, motifnya masih dalam penyelidikan,” ujar Mardiaz.

loading...