Kolor ijo kembali beraksi, tiga wanita kena tusuk kemaluannya

kolor-ijo

Beberapa waktu lalu kolor ijo sempat ramai menjadi perbincangan. Kini, cerita yang kini belum pernah terbukti kebenarannya itu kembali menggemparkan warga warga Desa Bone Pute, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Anehnya, kolor itu hanya beraksi setiap malam jumat sudah tiga wanita yang jadi korban kena tusuk kemaluannya hingga pendarahan hebat.

Tiga korban Kolor Ijo itu yakni Husnia (38), Siti dan Ida. Kemaluan 3 wanita ini ditusuk pada malam Jumat (16/10/2015). Mereka dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Ilagaligo, Wotu, Luwu Timur untuk mendapatkan perawatan intensif. Bahkan, Husnia sempat mengalami koma selama dua hari dan hingga kini masih menjalani perawatan. Adik Husnia menceritakan kejadian tragis yang dialami kakaknya. Menurut dia, saat peristiwa itu terjadi, kakaknya sedang tidur pulas. Namun, tiba-tiba dia mengalami pendarahan hebat.

Baca:   Kejar Cewek Seksi Pakai Rok Mini, Kaki Pengendara Motor Putus

“Tiba-tiba, sekitar pukul 03:00 Subuh, kakak saya datang ketuk-ketuk pintu. Terlihat pendarahan di kemaluannya. Darah di mana-mana,” ujar Nurul Hidziyah, seperti dilansir dari Pojoksatu.id, Senin (19/10/2015). Diceritakan Nurul Hidziyah, saat kejadian, kakaknya tidur di rumah bersama 2 anaknya. Kebetulan, Husnia hanya tinggal bertiga dengan anaknya karena suaminya merantau ke Malaysia. Rumah Husnia berada di bagian depan rumah Nurul Hidziyah.

Dalam kondisi berlumuran darah dan merasakan nyeri di daerah simplisisnya, darah terus mengalir. Nurul Hidziyah, yang bekerja sebagai bidan di puskesmas di Luwuk Baggai, mengatakan, berdasarkan pemeriksaan dokter, usus kakaknya luka akibat tusukan benda tajam. Awalnya, Nurul Hidziyah tidak menyadari jika kakaknya Husnia menjadi korban penyerangan Kolor Ijo. Dia hanya menganggap kakaknya mengalami pendarahan hebat. Hanya saja, saat ditanyakan mengenai kondisi haidnya, Husnia mengatakan jika dirinya tidak haid.

Baca:   Gadis-Gadis Rusia Ini Dukung Putin Dengan Cara Berbikini

“Kami tinggal di Lorong 4. Waktu kakak saya mau dibawa ke rumah sakit, banyak orang berkumpul di lorong 3. Kami pikir ada apa. Kami bertanya kepada warga uanh sedang berkumpul, ternyata ada 2 perempuan lain yang juga menjadi korban Kolor Ijo,” tambah Nurul Hidziyah. 2 korban lainnya adalah perempuan yang seumuran kakaknya bernama Siti dan Ida. Keduanya pun juga dibawa ke Rumah Sakit (RS) Ilagaligo, Wotu untuk mendapatkan perawatan intensif.

Baca:   Heboh, Pernikahan Suryo dan Jessica berhadiah mobil bagi tamu

Kolor Ijo yang meneror warga Luwu Timur diduga seorag laki-laki. Akibat teror tersebut, setiap malam warga mengadakan ronda dalam kondisi ketakutan. Warga berharap polisi bisa menuntaskan kasus ini. “kami sangat berharap pemerintah dan polisi ada perhatian. Polisi datang ke kampung kami hanya 1 kali, hanya saat kejadian itu saja,” pungkas Nurul Hidziyah. Sementara itu, Kapolre Luwu Timur AKBP Mokhamad Alfian Hidayat, ketika dikonfirmasi mengatakan akan bekerja maksimal untuk menangkap si Kolor Ijo.

“Untuk sementara ini saya tidak bisa langsung menyimpulkan kalau pelakunya adalah Kolor Ijo, karena pelakunya belum ada yang ditangkap,” ujar Alfian.

loading...