Langgar wilayah Israel, Jet tempur Rusia tidak ditembak seperti yang dilakukan Turki

Bomber-Su-24-Rusia

Baru-baru ini pesawat tempur Rusia dihujani tembakan oleh tentara Turki hingga jatuh karena dinilai telah melanggar wilayah Turki. Akibatnya, Rusia pun meradang dan ingin melakukan serangan balasan terhadap Turki. Beda dengan Turki, tentara Israel justru membiarkan jet tempur Rusia lewat memasuki wilayahnya. Hal itu diungkap Kepala Divisi Politik-Keamanan Departemen Pertahanan Israel, Amos Gilad, Sabtu 28 November 2015 lalu.

Menurut Gilad, Rusia dan Israel telah melakukan koordinasi keamanan sehingga pelanggaran wilayah seperti itu tidak berujung pada ketegangan seperti yang dialami Turki dan Rusia.

Baca:   Miris! Siswa SD tebus ijasah dengan menyerahkan tubuhnya ke kepala sekolah

“Pilot Angkatan Udara Rusia beberapa menyeberang ke wilayah udara Israel. (Tapi) berkat koordinasi keamanan yang sangat baik (antara Israel dan Rusia), yang dimulai tepat setelah pertemuan antara (Perdana Menteri Benjamin) Netanyahu dan (Presiden Rusia Vladimir) Putin (dua bulan lalu), di mana telah didefinisikan daerah operasinya, Angkatan Pertahanan Israel dan militer Rusia menyepakati perjanjian keamanan,” kata Gilad dalam sebuah acara publik di Beersheba, seperti dikutip Times of Israel.

Baca:   Pengacara Jessica curiga ada asuransi jutaan dolar AS untuk kematian Mirna

“Jika ada pelanggaran dari wilayah udara Israel), kita tahu apa yang harus dilakukan dan bagaimana mencegah eskalasi,” lanjut Gilad, dikutip dari Sindonews.com.

Bocoran pelanggaran wilayah udara Israel oleh pesawat jet tempur Rusia itu muncul empat hari setelah pesawat tempur F-16 Turki menembak jatuh pesawat jet pembom Su-24 Rusia setelah Ankara menuduh pesawat jet itu melanggar wilayah udara Turki. Tapi, Rusia membantahnya dan hingga kini kedua pihak masih bersitegang.

Baca:   Cerita Tragis Bocah 15 Tahun Gorok Adiknya di Ciledug Karena Perintah Jin Botak

Dalam sambutannya, Gilad menambahkan bahwa dalam kesepahaman antara Israel dan Rusia, Israel memiliki kebebasan untuk beroperasi guna mencegah transfer senjata dari Iran untuk Hizbullah Libanon.

loading...