Lewat Siaran TV, Ahok Tantang PNS DKI Untuk Mengundurkan Diri

Ahok

Setelah Walikota Jakut Rustam Effendi mengundurkan diri, Ahok justru kembali melontarkan tantangan kepada PNS DKI yang tidak suka kepadanya untuk mnudur segera. Ahok menegaskan akan langsung menyetujui jika ada PNS yang berani mengajukan penguduran diri karena merasa tidak cocok dengan dirinya dalam memimpin DKI Jakarta.

Ahok menyampaikan tantangan surat pengudnruan diri itu diajukan pada Senin (2/5/2016) dan dirinya akan langsung setuju. Ini dilakukan apabila pejabat eselon tersebut tidak mampu bekerja dan tidak suka kepada dirinya. Terbaru, pejabat yang mengundurkan diri adalah Rustam Effendi. Ia melepas jabatan sebagai Wali Kota Jakarta Utara. Rustam ditempatkan sebagai staf di Badan Diklat DKI.

Baca:   Arogannya Ahmad Dhani Sampai Tantang Jenderal Polisi

“Kepada wali kota, wakil wali kota, sekretaris kota, kepala dinas, wakil kepala dinas, bupati, wakil bupati, semuanya, kalau Anda tidak suka dengan saya dan mau mengundurkan diri seperti Pak Rustam, tolong hari Senin masukkan surat pengunduran diri ke saya,” kata Ahok saat live di Kompas TV, Jumat (29/4/2016).

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan, menunggu hingga Senin untuk melihat ada berapa surat yang diterima olehnya terkait hal itu. “Saya mau lihat ada berapa surat yang mau mengajukan (pengunduran diri),” ungkap Ahok.