Lulung: Sudah Lewat Satu Minggu Tantangan Iris Kuping, Tambah 3 Hari Lagi Deh Buat Ahok

Lulung-Lunggana

Lulung sepertinya sudah tahu bahwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak akan melaporkan BPK ke Pengadilan karena Ahok menilai bahwa BPK itu seperti Tuhan. Karena hal itulah, maka kini Lulung mencoba memancing-mancing Ahok dengan menantangnya kembali untuk melaporkan hasil audit BPK yang dinilai Ahok ngaco tersebut. Dia juga menyinggung soal jangka waktu janji iris kupingnya yang sudah habis karena Ahok tak kunjung melaporkan.

“Mana nih Ahok, berani enggak dia lapor ke pengadilan soal BPK ngaco? Sekarang sudah lewat satu minggu nih (tantangan) iris kuping. Tambah lagi deh tiga hari buat Ahok,” ujar Lulung kepada Kompas.com, dikutip Minggu (24/4/2016).

Baca:   Tidak hormat bendera, Jusuf Kalla jadi perbincangan di sosial media

Pada Kamis, (14/4/2016) lalu, Lulung pernah menantang Ahok untuk melaporkan hasil audit BPK ke pengadilan. Tidak lama kemudian, Lulung memberikan batas waktu kepada Ahok selama satu minggu terkait janji iris kupingnya itu. Satu minggu sudah berlalu, kini Lulung dengan percaya diri menambah jangka waktunya selama 3 hari. Ahok sudah pernah berkomentar mengenai tantangan ini. Dia mengutip Yusril Ihza Mahendra dan mengatakan bahwa hasil audit BPK tidak dapat dilaporkan ke manapun di Indonesia.

Jika menggugat ke Mahkamah Konstitusi, maka harus menghilangkan pasal wewenang BPK. Ahok mengatakan, kalau ada pihak yang tidak puas dengan hasil audit BPK, maka caranya bukan menggugat kepada Mahkamah Konstitusi ataupun ke pengadilan. Melainkan pada Majelis Kehormatan BPK. Terkait hal ini, Lulung mengatakan Ahok salah. Sebab, pihak yang pertama kali menyuruh Ahok menggugat ke pengadilan bukanlah dia, melainkan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Harry Azhar sendiri.

Baca:   Hebat! Ini Dia Kapal Selam Canggih Tanpa Awak Buatan Indonesia, Anda Mau Tahu?

Harry sempat mengatakan hal tersebut dalam diskusi di Cikini, Sabtu (16/4/2016). “Ahok berani enggak. Haji Lulung yakin Ahok tidak berani. Pak Harry Azhar sendiri yang ngomong kalau ngaco ya laporin aja,” ujar Lulung.