Lulung Sudah Tidak Sabar Beberkan Kesalahan Ahok ke KPK

Lulung-Lunggana

Lulung Lunggana sepertinya masih terus berusaha untuk membuat Ahok memakai baju oranye dari KPK. Ia pun mengaku sudah tidak sabar menunggu panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dimintai keterangan. Dia siap memberi kesaksian soal dugaan korupsi dalam pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras. Bahkan, Lulung akan membeberkan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada penggunaan anggaran daerah tahun 2014 itu.

“Makanya kita sabar saja nunggu panggilan KPK. Saya akan sampaikan apa yang ditanyakan ke saya,” ujar Lulung saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, dikutip dari Rimanews.com, Sabtu (16/4/2016). Selain itu, Lulung juga mengaku seorang auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pernah menanyakan soal pengubahan nomenklatur draf APBD Perubahan DKI tahun 2014.

Baca:   Pesta Pernikahan Mewah Dengan Suvenir iPod Shuffle 2GB

Dari situlah pembelian lahan RS. Sumber Waras, kata Lulung, sengaja dimasukkan satu hari setelah DPRD DKI mengesahkan APBD P di tanggal 13 Agustus 2014. “Makanya saya juga kaget, BPK bilang ke saya, tahu enggak ada nomenklatur APBD diubah sehari setelah pengesahan lewat email langsung ke Kemendagri? Saya bilang tidak tahu,” terang Lulung. Karena persoalan itu juga, draf APBD P dikembalikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ke DPRD DKI Jakarta.

Baca:   Sekolah Negeri di Jakarta Dapat Kiriman UPS Senilai Rp 5 Miliar

Kata dia, semua pimpinan legislator di DKI Jakarta akhirnya sepakat tidak menandatangani draf tersebut. “Kita semua tidak ada yang tanda tangan. Pak Ahok salah kalau bilang pembelian RS. Sumber Waras sudah disetujui DPRD,” tandas Lulung.