Masturbasi dengan 10 mainan seks, wanita ini tetap gagal orgasme

orgasme

Banyak wanita yang begitu mudah mendapatkan orgasme, namun tidak sedikit juga yang justru sangat kesulitan. Salah satunya wanita bernama Megan Ward yang selama tiga tahun berusaha merasakan orgasme, namun dia justru selalu gagal. Wanita berumur 20 tahun itu berusaha masturbasi dengan menggunakan 10 mainan seks vibrator, tapi tetap saja gagal.

Tapi, semua itu ternyata ada sebabnya. Megan didiagnosis mengalami anorgasmia. Kondisi tersebut merupakan gangguan seksual yang membuatnya tidak bisa mencapai klimaks. Anorgasmie ini mempengaruhi satu dari 15 wanita. Megan menceritakan pengalamannya itu dalam tulisan di koran kampus The Tab. Ia mengungkapkan begitu putus asa mencoba setiap cara agar mencapai klimaks, tapi tetap saja tak berhasil.

Baca:   Wah, Ternyata Kunci Untuk Mencapai Orgasme ada dikepala

“Saya sekarang memiliki 10 jenis vibrator… Saya mencintai mereka semua sama seperti kebanyakan orang yang mencintai hewan peliharaan ,” kata Megan seperti dilansir Liputan6.com, Kamis (4/2/2016). Megan, yang kuliah di Universitas Birmingham, sebenarnya khawatir dengan reaksi orang ketika dia menuliskan tentang masalah yang membuatnya frustasi sehingga bakal dicap “aneh” atau “menyedihkan”.

Baca:   5 Manfaat Seks Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental

Namun kekhawatirannya sirna karena seluruh temannya mendukung keputusannya menuliskan masalahnya. “Orang asing mengintai saya di Facebook, beberapa dengan cara menyerahkan, tetapi yang lain mengucapkan terima kasih dengan tulisan pendek itu,” katanya.

Megan menjelaskan alasan ia mau berbagi tentang masalahnya. Yang jelas, tulisannya bukan untuk menarik perhatian. “Saya menulis itu karena prioritas orgasme pria melebihi perempuan itu salah. “Artikel itu tentang mengubah fakta-fakta. Itu tentang perempuan agar menuntut kenikmatan seksual lebih untuk diri mereka sendiri. Saya kagum pada wanita yang orgasme palsu.”

Baca:   Sering Nonton Video Porno Sebabkan Disfungsi Ereksi, Loh!

“Saya tidak ingin orang lain merasa malu atau merasa sendirian seperti yang saya rasakan,” tutupnya.

loading...