May Day 2015, Meeting Ponit ada Di Bundaran HI

may-day-2015

Hari buruh sedunia diperingati setiap tanggal 1 Mei. Untuk memperingati May Day pada hari Jumat 1 Mei 2015, sejumlah serikat buruh sudah mensosialisasikan seluruh kegiatan unjuk rasa. Menurut Sekretaris Jenderal Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, Muhammad Rusdi, semu buruh yang akan ikut demo memperingati May Day 1 Mei diharapkan untuk kumpul di satu titik orasi dan long march di pusat kota Jakarta.

“Meeting point ada di Bundaran Hotel Indonesia,” kata dia, dikutip dari Tempo, Kamis 30 April 2015. Menurutnya, massa buruh dari berbagai daerah, bergabung dengan 100 ribu massa KSPI akan berkumpul sejak pagi hari. Setelah itu, mereka bersama-sama akan long march dari Bundaran HI hingga Istana Negara sambil meneriakkan tuntutan. Salat Jumat bersama akan dilaksanakan di pelataran Monas.

Baca:   May Day, Ini 10 Tuntutan Buruh Kepada Jokowi

Setelah salat Jumat, massa akan bergerak menuju stadion Gelora Bung karno untuk melanjutkan perayaan May Day hingga pukul 17.00. Dalam acara May Day Fiesta ini, ada panggung besar yang akan menghibur para buruh sambil meneriakkan yel-yel masing-masing konfederasi.

Adapun, Ketua Forum Buruh DKI, Muhammad Toha, mengatakan ada juga beberapa perkumpulan buruh yang memulai long march mereka dari Patung Kuda dekat Gedung Indosat. Di sana, mereka akan menunggu rombongan buruh dari Bunderan HI untuk berjalan bersama menuju Istana Negara. “Soal rute diserahkan kembali pada masing-masing serikat buruh,” kata Toha.

Adapun, Kepolisian Daerah Metro Jaya memperkirakan akan ada lebih dari 100 ribu buruh dari berbagai daerah datang ke Jakarta. Sebanyak 14.404 personel gabungan sudah disiapkan. Mereka terdiri dari terdiri dari 5.217 personel dari Polda Metro Jaya, 6.689 personel dari Polres, 1.597 personel dari Mabes Polri, 300 personel dari Mabes TNI, dan 601 personel dari Pemda DKI. Mereka tersebar di sejumlah titik.

Baca:   5 Kematian Tragis Karena Berhubungan Intim

Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Unggung Cahyono mengatakan pengamanan dilakukan secara estafet mulai dari daerah para buruh berasal seperti dari Bogor, Purwakarta dan Cikampek. Kepolisian setempat akan mengawal para buruh yang bergerak ke Jakarta sampai daerah perbatasan wilayah Polda Metro Jaya. Dari situ, Unggung mengatakan anggotanya akan melanjutkan pengawalan.