Mengejutkan, Gatot Brajamusti Aspat dan Seks ‘Threesome’ di Padepokan, Reza dan Elma Ikut?

reza-artamevia-dan-aa-gatot

Aa Gatot Brajamusti baru saja membuat pengakuan yang sangat mengejutkan. Menurut juru bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Awi Setiyono, tersangka kasus narkoba dan kepemilikan senjata api ilegal itu mengakui adanya aktivitas presta seks di Padepokan Brajamusti. “Dia juga mengakui pernah melakukan ‘threesome’ dengan beberapa wanita secara bersamaan. Ini diperkuat oleh pengakuan dari istrinya,” kata Komisaris Besar Awi Setiyono di kantornya, Kamis, 6 Oktober 2016.

Lebih lanjut dikatakan Awi, aktivitas seks yang dilakukan oleh Gatot Brajamusti tergolong tak lazim. Sebab, mantan Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) itu juga kerap kali berhubungan badan dengan beberapa perempuan secara bergiliran. “Dia mengakui melakukan persetubuhan dengan korban-korbannya secara bergiliran, satu per satu masuk ke kamar,” ucap Awi, dikutip tempo.co. Diduga, Gatot Brajamusti lebih dulu mencekoki perempuan-perempuan di padepokannya dengan sabu, yang juga dia sebut sebagai aspat.

Dugaan adanya pesta seks dan pengaruh sabu-sabu sudah dilontarkan penyanyi Reza Artamevia dan Elma Theana, saat diperiksa di Polda Metro Jaya, akhir September 2016. Keduanya diduga mengetahui soal ritual seks tersebut. “Gatot memperdayai korbannya dengan sabu-sabu, kemudian melakukan pesta seks,” ujar Awi. Berikut ini, cara-cara yang digunakan pendiri Padepokan Brajamusti itu untuk mengelabui korbannya, agar mau mengkonsumsi sabu dan mengikuti ritual seks.

Baca:   Foto Cinta Laura dukung Ahok banjir like dari netizen

1. Menyebut Sabu sebagai Aspat
Awi menuturkan, kepada polisi, Reza mengaku pesta seks itu diawali dengan menikmati sabu yang oleh Gatot disamakan dengan “aspat” atau makanan jin. “Sabu yang dimakan Gatot kemudian dibagikan kepada para korban dari mulut ke mulut. Hal itu juga dilakukan Reza dan Elma, yang ikut dalam pesta seks tersebut,” kata Awi, dalam jumpa pers, di kantornya, Selasa, 27 September 2016.

Kakak Elma, Rency Milano, mengaku pernah melihat adiknya mengkonsumsi barang yang disebut Aspat di hadapannya. “Cuma dia jelasin cara make-nya itu sama kayak orang nyabu,” ujarnya, kepada Tabloidbintang.com, 1 September 2016. “Dia (Elma) bahkan sempat mau mengeluarkan asap dari mulut dia ke mulut saya. Di situ saya enggak mau. Saya enggak tahu maksudnya dia apa mau keluarkan asap ke mulut saya.”

2. Mengunakan Istilah Gaib, seperti Jin hingga Tuhan
Perempuan berinisial CT, murid Gatot pada 2007 hingga 2011, mengatakan bahwa Gatot sering menggunakan istilah gaib, semisal jin dan segala hal yang berkaitan dengan jin. Urusan seksual pun dikait-kaitkan dengan jin. “Jadi dia (Gatot) adalah raja jin dan harus diberi makan dengan seks,” ujar kuasa hukum CT, Rhony Sapulette, pada 9 September 2016.

Baca:   Ganti Baju di Tempat Umum, Nikita Mirzani: Gw Pakai BH Juga Orang Bodo Amat

Untuk memuluskan niatnya bersetubuh dengan para murid di padepokan, ujar Rhony, Gatot juga kerap berbalik mengaku sebagai Tuhan. Pengakuan Gatot yang berubah-ubah itu, Rhony melanjutkan, diawali dengan pemberian narkoba yang diduga jenis sabu kepada muridnya. Narkoba itu oleh Gatot disebut sebagai aspat. “Aspat itu disebutnya (Gatot) adalah makanan jin,” kata Rhony.

3. Menyebut Aspat adalah Obat
Pengacara Reza Artamevia, Ramdan Alamsyah, mengungkapkan kliennya mengkonsumsi obat yang disebut Aspat. Menurut Ramdan, Aspat adalah ramuan khusus yang dikonsumsi Reza ketika kurang enak badan. Malam itu (saat ditangkap di Mataram, Lombok, Minggu, 28 Agustus 2016), dia memakai Aspat karena flu. Menurut Ramdan, hanya Gatot yang tahu apa saja kandungan di dalam Aspat. “Reza tidak tahu-menahu,” kata Ramdan, 10 September 2016.