Miris, Gadis Cantik 14 Tahun Kembali Jadi Korban Pemerkosaan 4 Pria

Gadis Cantik Cirebon

Belakangan ini sejumlah kasus pemerkosaan mulai bermunculan. Namun anehnya, meskipun para pelaku terus ditangkap oleh polisi, pelaku baru pun tetap saja banyak yang bermunculan. Apa gerangan yang terjadi dengan bangsa ini? Kasus terbaru menimpa gadis cantik asal Cirebon, Jawa Barat, bernama NM usia 14 tahun yang dirudapaksa 4 orang pada 20 April lalu.

Kasus sudah dilaporkan ke Polsek Astanajapura pada tanggal 22 April, namun hingga kemarin (11/5/2016) belum ada satu pun pelaku yang ditangkap polisi. Ibunda NM, inisial MR (40), membeber kronologi kejadian itu berdasar pengakuan putrinya. Dia mengatakan, 20 April sekitar pukul 19.00 sang anak yang mengendarai sepeda motor hendak ke SPBU tiba-tiba ditelepon oleh salah satu remaja dan mengajak bertemu di bawah jembatan layang kereta api di Desa Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura.

Baca:   Menolak Untuk Melakukan Hubungan Intim, Wanita Ini Tewas dimutilasi Oleh Pacarnya Sendiri

Karena mengenal penelepon itu, korban menuruti permintaan tersebut. Apesnya, saat sampai di lokasi yang dituju, sudah ada 4 pria di situ. “Anak saya kenal dua orang di situ,” terang MR tanpa menyebut nama dua pelaku itu. Di situlah, korban dipaksa menenggak minuman keras (miras). Meski sudah berusaha sekuat tenaga menolak ajakan itu, korban akhirnya tak berdaya setelah disergap empat remaja itu.

Baca:   Farhat Abbas salahkan Erlanto Wijoyono hadang moge langgar lampu merah

“Yang nelepon anak saya itu langsung pergi. Nah, temannya yang empat itu yang melakukan perbuatan itu kepada anak saya,” cerita MR, dikutip dari Pojoksatu.id, Kamis (12/2016). Usai beraksi, seorang pelaku mengantarkan korban ke rumah salah satu warga yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Korban dibiarkan hingga menjelang dini hari. “Anak saya gak berani pulang. Saya nyari, untungnya ada yang menelepon kalau anak saya dalam keadaan sakit. Saat ketemu, anak saya langsung nangis dan masih pusing karena dipaksa minum,” blanjut MR.

loading...