Miris! Ingin Berangkatkan Ibunya Umroh, Farah Nyambi Jadi PSK Lalu Tewas

Farah PSK

Hidup wanita cantik bernama Farah Nikmah Ridhallah harus berakhir ditangan seorang pria bernama Calvin 52 tahun. Semua berawal dari perkataan Farah yang dianggap menghina kejantanan Calvin ditempat tidur saat mereka berdua bergumul dengan tarif bayaran Rp 4 juta. Pegawai Bank Bukopin itu pun tewas di apartemen Calvin di kawasan Ancol.

Transaksi itu bermula ketika Calvin dikenalkan rekannya di salah satu tempat hiburan malam di kawasan Kota, Jakarta Barat, Jumat pekan lalu. Lalu mengapa Farah rela berkencan dengan Calvin demi bayaran uang? Benarkah ia seorang Pekerja Seks Komersial (PSK)? Farah tampaknya memikul beban berat bagi keluarnganya. Karirnya sebagai resepsionis di Bank Bukopin Jakarta bukanlah sebagai karyawan tetap.

Baca:   Model Seksi dibunuh Atas Nama Kehormatan Keluarga

Bank Bukopin dalam keterangan tertulisnya menyebutkan bahwa Farah adalah pegawai outsourcing yang dipekerjakan sebagai resepsionis di salah satu kantor Bukopin. “Korban adalah salah karyawati pada salah satu perusahaan alih daya yang ditugaskan sebagai resepsionis pada satu kantor Bank Bukopin di kawasan Tangerang Selatan,” demikian pernyataan tertulis perusahaan yang diwakili oleh Sekretaris Perusahaan Bukopin Tantri Wulandari, Kamis (14/7/2016).

Pamannda Farah juga menyebutkan tanggung jawab Farah dalam memikul kebutuhan keluarga sangat dominan. Impiannya untuk membahagiakan keluarga diungkapkan dari niatnya ingin memberikan sesuatu untuk ibunda. “Rencana mau berangkatkan umroh ibunya. Adiknya juga disuruh pesantren sama Mayang (nama kecil Farah),” ujar paman Farah, Abdul Latief di rumah duka Tangerang, Banten.

Baca:   Tega! Ibu dan pasangan kumpul kebo pakasa anak makan ikan beracun

Namun entah mengapa Farah yang dikenal pendiam dan tak neko-neko di tengah lingkungan dan keluarganya tiba-tiba dikabarkan tewas di tangan Calvin yang disebut teman kencan semalamnya hanya demi bayaran Rp 4 juta, demikian dilansir dari Pojoksatu.id, Kamis (14/7/2016) Boleh jadi Farah sudah menekuni aktivitas pekerja seks komersial ini sejak lama demi membiayai segala macam kebutuhan hidup di ibukota dan impiannya.