Miris! Keperawanan Gadis SMA Ini direnggut Kenalan di Facebook, Lalu…

kasus perkosaan

Peristiwa berkenalan di media sosial Facebook lalu berujung pemerkosaan sudah sering terjadi. Meskipun begitu, tidak banyak yang bisa mengambil pelajaran dari kejadian-kejadian sebelumnya. Terbukti, dengan modus kurang lebih sama, Bima Wahyu (20), berhasil merenggut keperawanan Siti, bukan nama asli, remaja kelas VIII setelah kenalan lewat Facebook.

Dari perbuatannya itu, pelaku harus mendekam di tahanan Polres Mojokerto. Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Budi Santoso menjelaskan, perbuatan tak senonoh itu dilakukan pelaku yang merupakan seorang mahasiswa di sebuah Perguruan Tinggi (PT) di Surabaya pada Senin (11/7/2016) lalu. Perbuatan pelaku terungkap setelah orangtua Siti melapor ke polisi.

Baca:   Beredar Video Nenek dipukuli Cucunya Yang Sedang Hamil

“Pelaku sekarang sudah kami tahan setelah ibu korban melapor,” jelasnya kepada wartawan, dikutip dari SuryaMalang, Senin (18/7/2016). Dijelaskan, aksi bejat ini berawal ketika pelaku mengenal korban dari Facebook. Setelah saling mengobrol di Facebook, pemengajak korban asal Kecamatan Mojosari tersebut untuk jalan-jalan ke objek Wanawisata Air Panas Padusan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Belum sampai lokasi, korban yang dibonceng mengendarai sepeda motor malah diajak menuju sebuah vila. Disanalah pelaku merayu korban agar mau diajak berbuat hubungan untim. “Modus pelaku awalnya adalah mengajak jalan-jalan,” terangnya. Meski korban sempat menolak, tapi akhirnya ia tetap luluh oleh rayuan manis Bima. Ironisnya, usai melancarkan aksinya, korban malah ditinggal sendirian dalam kamar sampai keluarganya menjemputnya.

Baca:   Kalimat Ini Yang Bikin Wanita Berjilbab Dalam Kardus dibunuh Teman Kencannya

Keluarga korban yang tak terima dengan sikap pelaku, lalu melapor ke polisi. “Tersangka kemudian kami amankan di rumahnya di Desa Padi Kecamatan Gondang,” tegasnya. Atas perbuatannya itu, Bima dijerat polisi dengan pasal 81 UU No 35/2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.