Misterius, 41 anak dan hewan ternak tiba-tiba mati di Papua

meninggal

Distrik Mbuwa, Kabupaten Nduga, Papua sedang digegerkan dengan meninggalnya 41 anak secara tiba-tiba dan juga sejumlah hewan ternak mati mendadak. Jumlah tersebut adalah akumulasi selama tujuh hari terakhir yang terjadi di Mbuwa. Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan anak-anak dan juga ternak tersebut mati secara tiba-tiba.

Kini, Dinas kesehatan setempat telah mengirimkan tim medis bantuan dari Wamena, Ibukota Kabupaten Jayawijaya, untuk menolong pengobatan anak-anak di distrik tersebut. Petugas analis Puskesmas Kota Wamena, Yan Hubi mengaku, pihaknya tengah memeriksa sampel darah dari anak-anak yang meninggal dunia. Dugaan sementara, kematian anak-anak itu diduga akibat wabah malaria.

Pasalnya, gejala yang diderita para korban mirip dengan penderita malaria dengan ciri-ciri mengalami flu, demam, dan buang air besar terus-menerus. “Anehnya, sampel darah yang telah dilakukan uji laboratorium semuanya negatif akan virus malaria. Kami masih terus berusaha mencari tahu penyebab kematian ini,” tuturnya di Wamena, dikutip dari Pojoksatu.id, Selasa 24 November 2015.

Untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, pemerintah setempat masih menyiagakan sejumlah petugas medis di Distrik Mbuwa. Selain anak-anak, sebagian besar hewan ternak milik warga juga mengalami mati mendadak. Kepala Distrik Mbuwa, Erias Gwijangge menyebutkan kematian hewan ternak itu terjadi sebelum kematian anak-anak itu.

“Kematian hewan ternak, seperti babi dan ayam, terjadi sebelum adanya kematian anak-anak. Kami tidak tahu apakah ada kaitannya dengan kematian anak-anak ini,” jelas Erias.

loading...