Mulai November 2016, 7 Pecahan Uang RI Ini Tidak Bisa Lagi Kamu Gunakan, Simak Deh…

mata-uang-baru

BI sudah mengumumkan desain mata uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang baru. Di saat yang bersamaan, BI juga mengumumkan penarikan sejumlah pecahan uang yang sudah lama beredar selama ini.

Melansir laman BI, Rabu (21/9/2016), Bank Sentral menyebutkan jika pencabutan dan penarikan beberapa uang Rupiah dituangkan melalui Peraturan Bank Indonesia Nomor 8/27/PBI/2006.

Baca:   Viral! Kisah Utang Janji Mulyono pada Anaknya Lunas, Ahok Akhinya Datang di Pernikahan Warga Jabar

Adapun pecahan Rupiah yang ditarik, yaitu uang kertas Rp 5.00 (tahun emisi 1992), Rp 1.000 (tahun emisi 1992), Rp 500 (tahun emisi 1992), Rp 100 (tahun emisi 1992), dan uang logam Rp 100 (tahun emisi 1991).

Kemudian pecahan Rp 50 (tahun emisi 1991), dan Rp 5 (tahun emisi 1979). “Bagi masyarakat yang masih memiliki uang pecahan emisi tersebut, penukaran masih dapat dilakukan di Bank Indonesia hingga 29 November 2016,” menurut penjelasan BI.

Baca:   Lindungi Generasi Muda, Prabowo Dukung Jokowi Untuk Menerapkan Hukuman Mati

Penukaran uang kertas dan uang logam yang ditarik dan dicabut peredarannya tersebut dapat dilakukan di seluruh kantor perwakilan (KPw) BI di Indonesia.