Orang tua korban tangkap basah Saipul Jamil lakukan pencabulan

saipul jamil

Diduga melakukan pencabulan terhadap DS, Saipul Jamil (45) harus berurusan dengan pihak berwajib. Saipul Jamil ditangkap Polisi usai dilaporkan oleh korban yang merupakan siswa SMA karena mengaku dicabuli Oleh Saipul di rumahnya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal membenarkan petugas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Kelapa Gading telah menerima laporan tersebut.

“Ada laporan dugaan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak di lokasi kejadian Kelapa Gading, hari ini pukul 04.00 WIB. (Pelapor) Seorang anak laki-laki berinisial DS, pelaku yang dilaporkan berinisial SJ,” Iqbal menjelaskan, ketika dihubungi, dilansir Liputan6.com, Jumat 19/2/2016. Menurut dia, berdasarkan laporan, korban pertama kali bertemu duda Dewi Persik itu di sebuah acara musik dangdut sekitar 2 atau 3 minggu lalu.

Baca:   Buset! Ahmad Dhani Ajak Teman Ahok Bacok-Bacokan

DS yang sudah 3 kali menonton acara tersebut disuruh mendatangi rumah Bang Ipul, panggilan akrab Saipul Jamil. Dia juga disuruh memijat tubuh Ipul. Tak sampai di situ, Ipul pun meminta DS melakukan perbuatan layaknya suami istri. “Kurang lebih 2-3 minggu lalu, korban dan pelaku diduga sudah 3 kali ketemu. Di situ korban mengaku bahwa disuruh memijat oleh SJ, setelah itu ada permintaan-permintaan tak senonoh,” kata Iqbal.

Baca:   5 Artis Dangdut Yang Meninggal pada Usia Muda

Sementara saat kejadian, korban DS dan rekannya bertandang ke kediaman Ipul di Jalan Kelapa Puan Timur, RW 12 Kelurahan Pengangsaan Dua, Kelapa Gading Jakarta Utara. Korban yang masih berstatus pelajar menelepon orangtuanya pukul 04.00 WIB. Dia menceritakan tentang kelakuan Ipul. Dia mengaku telah dipaksa seks oral oleh Ipul. Mengetahui hal itu, keluarga korban mendatangi rumah Ipul dan memergokinya sedang melakukan seks oral ke anaknya.

Baca:   Saipul Jamil dituduh main kasar saat cabuli mantan asistennya

Orang tua DS kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Kelapa Gading. Polisi sedang melakukan visum terhadap korban.

loading...