Pangeran Arab kembali berulah dengan pesta seks tiga hari didepan umum

Pangeran-Arab-Saudi

Pangeran Arab Saudi kembali berbuat ulah dengan melakukan pesta seks didepan umum. Pangeran Arab itu dituduh melakukan pesta seks dengan 3 wanita di Amerika Serikat selama 3 hari. Ketiga wanita yang melakukan pesta seks pangeran Arab mengaku dipaksa dengan cara disekap dan dipaksa pesta seks dan juga narkoba di kolam renang di kawasan mewah Beverly Hills, Los Angeles, AS.

Sepertinya pangeran Arab Saudi itu, Majed Abdulaziz Al Saud (29), akan sulit untuk lolos dari jeratan hukum karena korban tidak hanya satu orang, melainkan 3 wanita. Tiga wanita tersebut dipekerjakan sebagai pembantu rumah pada September lalu. Kini ketiganya telah mengajukan gugatan perdata terhadap Al Saud. Gugatan itu berisi klaim bahwa pangeran Arab Saudi itu mencoba memaksa karyawan wanita berhubungan seks.

Baca:   Tiket Pesawat Termahal di Dunia Rp 217,6 Juta, Penumpang Layaknya Raja

Pangeran Arab Saudi juga memerintahkan satpam untuk turut telanjang bersama yang lain di tepi kolam renang. Salah seorang karyawan wanita merayu supaya putera raja Arab Saudi itu menghentikannya, tetapi malah berteriak, dikutip dari Pojoksatu.id, Rabu 28/10/2015.

“Kamu bukan perempuan! Kamu bukan siapa-siapa! Saya seorang putera dan saya bisa lakukan apa saja yang saya inginkan dan tidak ada yang bisa berbuat apa-apa terhadap saya,” teriak Pangeran Arab Saudi kepada karyawannya. Wanita itu juga mengklaim Pangeran Arab Saudi itu pernah melakukan seks dengan pria lain dan mengambil obat yang diyakini kokain.

Baca:   7 Pertanda Anda Akan Segera Dilamar Oleh si Dia, Apakah Kamu Sudah Siap?

“Al Saud bertindak ganas dan memaksa karyawannya untuk melakukan seks secara terbuka dan memalukannya di depan umum. Ini adalah contoh menggunakan kekayaan dan kekuasaan untuk melecehkan secara emosi dan fisik mereka,” kata Van Frish yang merupakan pengacara pekerja wanita itu. Menurut Frish lagi, salah seorang tetangga di situ telah menghubungi polisi setelah mendengar jeritan kliennya yang mencoba memanjat pagar di perumahan itu.

Pangeran itu ditahan karena mencoba memaksa wanita-wanita itu untuk melakukan seks oral. Karena tidak ada bukti, pemerintah Los Angeles tidak melanjutkan tuduhan kejahatan kepada putera itu tetapi akan dikenakan tuduhan karena melanggar hukum.