PDIP Resmi Usung Ahok dan Djarot di Pilkada DKI 2017

ahok-djarot

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan wakilnya Djarot Saiful Hidayat resmi diusung oleh PDI-P untuk maju dalam Pilkada DKI 2017 mendatang. “Mohon diberi tempat agar para calon gubernur kita bisa memasuki ruangan. Selamat datang Pak Ahok, selamat datang Pak Djarot,” kata Ketua DPP PDIP Andreas Pareira, saat menyambut kedatangan keduanya ketika mengumumkan calon gubernur yang bakal diusung PDIP dalam Pilkada Serentak 2017 di kantor DPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, hari ini.

Baca:   5 Negara Ini Memiliki Tingkat Pemilih Golput Tertinggi

Andreas menjelaskan, besok pagi semua calon pimpinan kepala daerah yang diusung PDIP akan mendaftar ke KPUD masing-masing secara serentak. Termasuk pasangan Ahok dan Djarot juga resmi akan mendaftar ke KPU DKI Rabu (21/09) besok. Usai bertemu Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri sebelumnya , Ahok hanya sempat berkata dan memastikan, jika PDIP memilihnya dia akan datang ke kantor DPP menghadiri pengumuman malam ini.

“Kami enggak tahu. Dia (Megawati) bilang tunggu jam 8 (malam). Kalau memang diumumkan kami (Ahok dan Djarot) diminta datang (ke kantor DPP),” kata Ahok, saat dikonfirmasi di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, dikutip oleh rimanews.com, Selasa (20/9/2016).

Baca:   Lawan Terberat Ahok di Pilkada DKI Bukan Risma atau Sandiaga Uno, Tapi Orang Ini!

Menurut Ahok, sampai selesai pertemuan belum ada kepastian dari Megawati menunjuk dirinya sebagai jagoan PDIP dalam Pilgub DKI 2017 mendatang. Dia kembali menegaskan akan dikabari untuk datang ke DPP PDIP jika akhirnya dipilih. Namun, Ahok mengungkapkan Wakil Gubernur dan juga kader PDIP Djarot Saiful Hidayat akan diberitahu sebelum dirinya terkait keputusan Megawati tentang siapa calon yang bakal diusung PDIP dalam Pilgub mendatang.

Baca:   Tunggu Keputusan 30 Mei, Nasib Yusril Lawan Ahok Bisa Tinggal Angan-Angan

“Enggak tahu, tapi (jam) setengah delapan Pak Djarot sudah tahu keputusan DPP (PDIP). Kan dia (PDIP) umumkan bukan cuma saya ada 110 9calon kepala daerah). Cuma DKI nanti akan dibuatkan pernyataan kenapa DKI putusin siapa,” tandas Ahok sebelumnya.

loading...