Pelajaran Penting, Gara-Gara Hina Pasien Dokter didenda Rp 6,7 Miliar

Alat-Medis

Apapun profesimu dan juga latar belakang kamu, jangan pernah merendahkan dan juga menghina orang. Cobalah untuk selalu menjaga uncapanmu, jangan sampai seperti dokter yang satu ini. Gara-gara ucapannya saat pasien dalam keadaan dibius, ia harus mengganti rugi sebesar Rp 6,7 miliar kepada seorang pria. Denda sebesar itu harus ia bayar sesuai dengan hasil keputusan pengadilan Fairfax County Court.

Pria yang hanya diberi inisial D.B. ini menjalani prosedur kolonoskopi pada 18 April 2013 lalu. Sebelum dibedah, ia merekam petunjuk dari para dokter supaya tidak lupa, namun ia malah lupa mematikan alat perekam itu.

Baca:   Sadis, Anak 12 Tahun Saksikan Ibunya dibakar Hidup-Hidup

Dalam pembicaraan yang terekam secara tidak sengaja itu, ahli anestesi (bius) Dr. Tiffany Ingham, bersama rekan-rekannya terdengar menyebut sang pasien sebagai orang yang menyebalkan dan terbelakang. Mereka juga membuat lelucon tentang sang pasien sebagai seorang penderita penyakit sifilis.

Bukan hanya itu, dalam rekaman juga terdengar ucapan Dr. Tiffany Ingham, “Baru 5 menit bicara denganmu sebelum bedah, aku ingin meninju mukamu dan membuatmu sedikit lebih jantan,” dikutip dari Liputan6.com, Kamis 7 Agustus 2015.

Yang paling parah, kelompok pembela D.B. mengatakan bahwa rekaman itu juga memperdengarkan sang dokter telah memberikan diagnosis yang salah. Seperti dikatakan Dr. Tiffany Ingham dalam rekaman, “Aku menganggap (ia menderita) hemoroid, walaupun tidak melihatnya dan mungkin tidak akan pernah. Aku menebak saja.”

Baca:   Arab Saudi "Peras" TKW Indonesia 10 Juta Riyal ( 25 Miliar )

Nah, akhirnya para juri di pengadilan menjatuhkan hukuman denda senilai 6,7 miliar rupiah karena malpraktek kedokteran dan pencemaran nama baik. Rekaman yang disertakan dalam laporan ini menggunakan bahasa Inggris dan direkam saat sang pasien sudah tidak sadar. Memang lidah tak bertulang. Nah, semoga saja kasus ini bisa menjadi pelajaran, ya.