Pembeli makin sepi, penjual batu akik beralih jadi pencuri, ini akibatnya…

batu akik asli dan palsu

Tren batu akik sepertinya sudah mulai berakhir. Belakangan ini penjualan batuk unik ini sudah tidak seramai waktu awal-awal booming. Saat lagi ramai-ramainya batu akik, sejumlah orang memilih beralih profesi jadi penjual batu akik. Kini, karena semakin sepi, sejumlah orang mulai meninggalkan bisnis jual beli batu akik dan memilih usaha yang lebih menguntungkan. Ada yang memilih jalan yang benar, ada pula yang memilih jalan yang salah.

Salah satunya adalah yang dilakukan pria bernama Mista 28 tahun yang merampas ponsel pejalan kaki. Akibat perbuatannya, ia akhirnya ditembak oleh petugas Polsek Ilir Timur I Palembang, Rabu (9/9/2015) pukul 23.20 WIB di Blok S, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, tidak jauh dari rumah korban. Sepinya pembeli batu akik, membuat mantan narapidana kasus pembunuhan yang divonis 9 tahun kurungan pada 2012 itu, kembali berulah.

Baca:   Gila! Pria Sembunyikan Ribuan Pakaian Dalam Wanita di Loteng Apartemen

“Sekarang batu akik jarang yang beli, sebenarnya kami cuma cari modal untuk begadang, buntu nian sekarang ini,” ungkapnya kepada wartawan.

Dalam melakukan aksinya tersangka Mista dibantu dua rekannya sesama penjual batu akik, Angkut dan Ian yang sekarang menjadi buron. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa itu terjadi saat tersangka Mista (28) dan dua rekannya Angkut dan Ian (DPO) hendak begadang di sekitar kediaman mereka di rumah susun, Blok S, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Rabu (9/9/2015) sekira pukul 23.00 WIB.

Baca:   Batu akik motif kulit ular piton jadi buruan kolekor

Ketika sudah berkumpul, ketiganya mengaku tak punya uang untuk membeli rokok. Kemudian muncullah niat untuk melakukan kejahatan. Tersangka Mista mengambil dua bilah parang dari rumahnya. Lalu, para pelaku berangkat menuju kawasan Pasar Cinde Palembang. Melihat ada pejalan kaki diketahui bernama Hatta (46) yang sedang bermain HP, para pelaku langsung beraksi. Meminta paksa ponsel tersebut, namun korban menolak hingga ditusuk oleh pelaku dengan parang.

“Saya cuma mengambil HP dua tersangka lain yang menusuk pak,” kata Mista, dikutip dari Okezone.com, Kamis 11/9/2015.

Baca:   Keistimewaan batu akik Kebumen yang membuatnya diburu kolektor

Aksi pelaku dipergoki petugas yang melintas, pelaku sempat mencoba melawan. Kemudian lari kocar-kacir setelah polisi melepaskan tembakan di udara. Terjadi aksi kejar-kejaran antara pelaku dan petugas, dua pelaku berhasil lolos dan Mista tak dapat berkutik setelah dihadiahi timah panas.

Sementara itu, Kapolsek Ilir Timur I Palembang AKP Zulkarnain mengatakan, kedua pelaku lain yang sudah diketahui identitasnya dinyatakan buron. Sementara tersangka Mista dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal lima tahun penjara. “Keterangan tersangka mereka merampas HP itu buat dijual kembali dan nanti dibelikan rokok,” pungkasnya.

loading...