Pendiri ‘Teman Ahok’ ditangkap, Ruhut: Singapura Sebenarnya Takut Saja Tertular Demokrasi Indonesia

ruhut sitompul

Pendiri relawan Teman Ahok Amalia Ayuningtyas bersama rekannya, Richard Handris Saerang tidak diperbolehkan masuk Singapura saat akan menghadiri Festival Makanan Indonesia disana. Keduanya bahkan diisolasi sehingga Teman Ahok yang lain dari Jakarta sulit untuk mengubungi mereka. Bahkan menurut Teman Ahok yang lain, Amalia Ayuningtyas dan Richard Handris Saerang sempat diperlakukan seperti teroris.

Tujuan Amalia Ayuningtyas dan Richard Handris Saerang datang ke Singapura adalah untuk menghadiri acara bertajuk Meet Up Teman Ahok Team yang mengusung tema ‘Menuju Indonesia yang lebih baik, festival Makanan Indonesia’. Pihak otoritas Singapura disebut-sebut melarang segala aktivitas politik yang dilakukan di negaranya. Terkiat hal itu, politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul menilai insiden tersebut tak akan mengendorkan upaya Teman Ahok untuk terus mengumpulkan dukungan.

Baca:   Terungkap, Ini sejumlah catatan kriminal Jessica di Australia

Malah menurut Ruhut Sitompul, hal itu akan memberikan kekuatan tersendiri bagi Ahok dan para pendukungnya. “Tidak ada masalah sama sekali. Malah Ahok semakin kuat. Semakin dizolimi, dia akan semakin kuat,” ujar Ruhut saat dihubungi wartawan di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Senin (6/6/2016). Bahkan, insiden tersebut dinilai Ruhut berlatar belakang karena Singapura takut akan sistem demokrasi yang dianut di Indonesia.

Baca:   Jasad Pilot AirAsia QZ 8501 Akhirnya ditemukan

“Indonesia ini negara demokratis. Teman Ahok itu datang ke Singapura untuk menemui WNI. Singapura itu sebenarnya takut saja tertular demokrasi Indonesia,” tudingnya. Meski demikian, partainya belum menentukan siapa calon yang diusung pada Pilgub 2017 mendatang. Hanya saja, Ruhut mendukung penuh Ahok dan menyakini mantan Bupati Belitung Timur akan menang.

“Belum ada keputusan. Kalau saya jelas dukung Ahok. Karena saya dukung untuk menang. Ada yang bilang saya kutu loncat. Asal tahu aja ya, saya dukung dia sebelum menang. Tapi saya tahu dia akan menang. Seperti saya dukung Jokowi dulu,” ungkapnya.

loading...