Pengakuan istri yang rela digarap 2 teman suaminya, “salah sendiri manas-manasin terus”

istri

Nasib rumah tangga Donjuan 37 tahun dan istrinya, Sephia 35 tahun sedang diujung tanduk. Kedua pasangan tersebut sedang menjalani sidang perceraian di Pengadilan Agama Surabaya karena masalah kebiasaan suaminya nonton video porno. Donjuan yang terlalu sering menonton video porno begitu terinspirasi dengan adegan threesome atau dua lawan satu dalam video porno yang ia tonton.

Namun, parahnya, dia begitu bernafsu ketika adegan itu diperankan oleh istrinya. Akhirnya semua benar-benar terjadi. Pada 6 Juni lalu, dua sahabatnya datang ke rumah mereka. Mereka adalah Donlesi dan Dondon. Sahabat ini memang punya kebiasaan akan berpesta miras jika sedang berkumpul. Sephia juga ambil bagian dalam acara senang-senang itu, demikian dikutip dari JPNN, Selasa 18 Agustus 2015.

Mereka bersenda gurau layaknya pada sahabat menghabiskan malam. Ternyata setelah agak mabuk, Donjuan tak bisa mengontrol mulutnya. Dia berbicara ngelantur dan terlalu jujur. Kepada dua sahabatnya itu dia bilang ingin istrinya bisa menjadi pemain threesome. Dia ingin lebih mencintai istrinya dengan rasa cemburu ketika sudah melihat istrinya bisa threesome. Bak kucing yang diberi ikan, dua sahabat itu pun langsung menanggapi omongan Donjuan.

Tanpa diketahui sang Donjuan yang sudah teler dan mabuk berat, Donlesi dan Dondon menggarap Sephia di dapur. Saat tersadar, Donjuan pun shock karena melihat istrinya digauli dua sahabatnya. Ternyata apa yang diinginkannya tak sesuai dengan hatinya. Hatinya remuk redam setelah ia menyaksikan istrinya digarap dua temannya. Ia selalu terbayang-bayang dan akhirnya merasa jijik.

Ujung-ujungnya dia pun menceraikan Sephia. Lantas bagaimana tanggapan Sephia? Sephia yang ditemui menunggu sidang gugatan tampak pasrah dengan biduk rumah tangganya yang telah di ujung tanduk. “Salah sendiri manas-manasin terus. Jadinya, saya penasaran dan ngelakuin beneran, deh,” pungkas Sephia tanpa ekspresi bersalah saat ditemui di Pengadilan Agama Surabaya.

loading...