Penyanyi Cantik Ini Lapor Polisi Mengaku diperkosa Oleh Aa Gatot Brajamusti

aa-gatot

Aa Gatot Brajamusti kini harus kembali berurusan dengan polisi atas dugaan pemerkosaan yang dilakukannya terhadap seorang wanita cantik berinisial CT (26). Sebelumnya, Aa Gatot sudah berurusan dengan polisi terkait kepemilikan narkoba dan juga senjata api. Salah satu kuasa hukum korban, Sudharmono Saputra, mendampingi korban untuk melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

Dia mengatakan bahwa dugaan pemerkosaan tersebut terjadi ketika korban masih dibawah umur yakni 16 tahun. Saat itu korban sudah tidak sekolah dan hanya lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP). “Kejadian itu terjadi ketika klien saya berusia 16 tahun, saat itu tahun 2007 sampai 2011. Korban saat itu masih sangat muda dan tidak mengerti,” ujar Sudharmono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/9/2016).

Sudharmono mengatakan korban pertama kali mengenal Aa Gatot Brajamusti setelah dikenalkan oleh manajemennya. Korban sendiri awalnya tertarik dengan Aa Gatot karena ingin menjadi backing vokalnya. “Korban ini kan penyanyi, cuma belum diperdalam. Dia tertarik menjadi backing vocal Aa Gatot untuk album ‘Terkadang’. Tetapi kemudian korban diajak untuk berhubungan badan,” ungkapnya.

Baca:   5 Tahun Selingkuh, Selingkuhan Istri PNS Kepergok di Toilet Setelah 3 Hari Terkurung

Selama itu, korban tidak bisa berbuat apa-apa lantaran telah didoktrin oleh Gatot Brajamusti. Korban juga mengaku mendapat ancaman dari Aa Gatot bila tidak menuruti keinginannya.

citra

“Korban ketakutan dan selama ini didoktrin bahwa dia (Aa Gatot) adalah Tuhan, titisan Nabi Sulaiman, malaikat Izroil lah. Kemudian diancam bila tidak mengikuti keinginan dia, maka nanti akan celaka. Sehingga korban ketakutan dengan ancaman-ancaman dan doktin itu dan mengikuti keinginannya,” bebernya.

Bahkan, lanjut Sudharmono, kliennya pernah hamil karena disetubuhi korban. Saat ini, korban juga sudah memiliki anak dari Aa Gatot yang kini berusia 4 tahun. “Dulu waktu korban berusia 20 tahun itu korban pernah hamil tetapi disuruh untuk digugurkan dan digugurkan saat usia kandungan 2 bulan. Digugurkan di Raden Saleh, biaya dari mereka,” tambahnya.

“Kemudian tahun 2011 korban hamil lagi dan anaknya lahir tahun 2012. Tetapi anak tersebut tidak diakui oleh Aa Gatot,” sambungnya, dikutip dari DetikNews.

Setelah kehamilan di tahun 2011, korban akhirnya ‘lepas’ dari cengkeraman Aa Gatot. “Korban lepas dari Aa Gatot setelah dibawa rukyah oleh orangtuanya. Selama bersama Aa Gatot, korban ini selalu menentang orangtua,” tuturnya. Saat ditanya mengapa korban baru melaporkan dugaan pemerkosaan itu sekarang, Sudharmono menyebut kliennya merasa takut.

Baca:   Waduh! Hasil Visum Siswi SMK Yang Mengaku diperkosa PNS DKI Ternyata Negatif

“Karena itu tadi, korban merasa takut dan percaya bahwa Aa Gatot itu Tuhan, titisan nabi Sulaeman, malaikat. Setelah ada ramai-ramai kasus Aa Gatot ini baru korban berani untuk melapor,” terangnya.

Sudharmono menambahkan, selain CT, ada juga 4 wanita lainnya yang mengaku menjadi korban Aa Gatot. “Ada yang salah satunya mengaku jadi korban pemerkosaan Aa Gatot juga. Besok kita lapor lagi,” pungkasnya. Sementara itu, korban berharap dengan melaporkan kasus itu agar tidak timbul korban lain. “Jangan ada korban lain mudah-mudahan semua orang bisa tahu baik buruknya Aa Gatot, jangan mudah percaya dengan Aa Gatot. Takutnya lebih banyak korban lagi,” ujar CT.

Atas hal ini, korban melaporkan Aa Gatot Brajamusti ke Polda Metro Jaya dalam laporan resmi bernomor LP/4360/IX/2016/PMJ/Ditreskrimum atas dugaan Pasal 285 KUHP jo 286 KUHP. Hingga berita ini dimuat, detikcom sudah mencoba mengonfirmasi hal ini kepada Muara Karta selaku kuasa hukum Aa Gatot, namun tidak mendapat jawaban.