Perempuan Ini Mengaku Jadi Korban Remas Payudara Dua Kali dalam Satu Hari, Dadanya Pun Membiru

remas-payudara

Pelecehan seksual berupa remas payudara kini meresahkan sejumlah perempuan di Jalan Intan Sari I Kelurahan Sungai Besar Kecamatan Banjarbaru Kota, Banjarbaru. Ironisnya, dari informasi yang diperoleh, kejadian tersebut kini sudah menimbulkan dua korban warga Sungai Besar. Satu diantaranya Juwita, warga Jalan Dahlina Sari, Kelurahan Sungai Besar Banjarbaru.

Juwita saat dikonfirmasi melalui ponselnya, aksi meresahkan tersebut memang ia alami sekitar sebulan yang lalu. Tak tanggung-tanggung bahkan, dalam sehari aksi remas payudara itu dialaminya sebanyak dua kali sekaligus dalam waktu berbeda. Lebih lanjut, Juwita menceritakan aksi pertama ditemuinya seiring ia hendak membeli pulsa di sela waktu bekerjanya sekitar pukul 14.00.

Melintas seorang diri di Jalan Intan Sari I atau Husada, perempuan berambut sebahu itu sembari mengendarai sebuah motornya. Wita, sapaannya, semula tak sedikit pun memiliki firasat sedang dibuntuti seorang pengendara di sekitarnya. “Nah, saat saya hendak balik ke kantor seusai membeli pulsa, tiba-tiba datang seorang pengendara memepet saya. Tanpa basa-basi ia meremas payudara saya,” cerita Wita.

Baca:   Tragis! Selingkuh, Kakek dan Nenek Tewas Bugil dan Alat Vital Hilang

Ironisnya, akibat kejadian itu payudara Wita bagian dada atas pun membiru. Bekas tersebut juga bahkan menimbulkan rasa nyeri. “Ciri-ciri pelaku yang saya ingat berbadan besar mengendarai sepeda motor gede,” ucapnya. Namun belum hilang bekas biru di dadanya, kejadian serupa malah kembali dialami Juwita. Hal itu terjadi saat mahasiswi di salah satu universitas swasta Banjarmasin tersebut bertolak pulang dari tempat kerjanya.

Hanya saja, berkat kesigapannya Juwita berhasil mengelak aksi pelecehan seksual tersebut. “Kalau kejadian kedua terjadinya malam. Tapi pelaku enggak sempat mengenai bagian vital dada saya,” jelasnya. Disinggung apakah pelaku ada memiliki kemiripan dengan yang sebelumnya, Juwita menampiknya.

Pasalnya, pria pelaku pelecehan seksual kedua terkesan berusia lebih muda. Selain itu, kendaraan yang dikendarainya yakni motor berjenis matic atau Honda Beat. “Sementara setelah saya coba cerita dengan teman saya, ternyata ia pun juga pernah mengalami hal serupa di kawasan sama. Hanya saja kejadian tersebut terjadi sebelum saya,” ungkap Juwita.

Baca:   Ihhh...Kelabang Sepanjang 10 cm Hidup dalam Telinga Remaja Ini

Lebih lanjut, warga Dahlina Sari itu juga meyakini korban aksi pelaku remas payudara sebetulnya tidak hanya ia bersama seorang temannya. Melainkan masih banyak perempuan yang ditengarai mengalami kejadian serupa. “Karena kalau melihat kondisi jalan di kawasan tersebut, memang terpantau sepi, baik siang apalagi malam hari,” paparnya.

Terpisah Kapolres Banjarbaru, AKBP Eko Wahyuniawan melalui Kapolsek Banjarbaru, Kompol Madyo saat dikonfirmasi terkait hal itu dirinya hingga saat ini masih belum menerima laporan kejadian tersebut. Kendati demikian, Madyo berjanji akan segera mengkoordinasikan kepada personel Bhabinkamtibmasnya agar meningkatkan keamanan di kawasan tersebut.