Pernyataan KPK Ini Bikin Ahok Haters Meradang Soal Korupsi Reklamasi

Ahok-Basuki-TP

Sampai detik ini, KPK belum juga menetapkan tersangka baru terkait kasus suap raperda reklamasi Teluk Jakarta. Puluhan saksi sudah diperiksa, salah satunya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok. Namun, tak satu pun saksi-saksi itu dijadikan tersangka baru oleh KPK sampai detik ini.

KPK mengklaim masih belum menemukan alat bukti untuk menetapkan tersangka baru selain tiga orang yang sudah dijerat. “Kalau kami belum umumkan tersangka ya berarti kami belum menemukan bukti yang cukup untuk menentukan seseorang jadi tersangka,” kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak, dikutip Pojoksatu, Kamis (19/5/2016).

Baca:   Wow! PSK Asal Maroko di Puncak Banting Harga, Ini Tarifnya...

Sampai saat ini, Yuyuk mengungkapkan, KPK masih terus melakukan pengumpulan bukti-bukti. Baik itu dari saksi maupun tersangka suap reklamasi. “Sampai saat ini masih terus dilakukan,” tegasnya. Dalam kasus ini KPK baru menjerat Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja, karyawan PT APL Trinanda Prihantoro, dan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Sanusi.

Baca:   Prabowo Semprot Ahok Tidak Pernah Hargai Anak Buah

KPK sudah memeriksa saksi seperti Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, staf khususnya Sunny Tanuwidjaja, bos Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik dan lainnya.