Pria 69 Tahun Cari Pembantu Bugil: Adakah Yang Mau? Ternyata Banyak…

pembantu-bugil

Entah apa yang ada dipikiran pria 69 tahun ini sehingga timbul ide untuk mencari pembantu yang mau bekerja di rumahnya sambil telanjang. Saking seriusnya, pensiunan asal Bristol, Inggris itu berani membayar lebih jika pembantu yang ia cari mau bekerja tanpa busana di dalam rumahnya. Untuk mewujudkan keinginannya mendapatkan wanita yang ia cari, pria yang mengaku John itu bahkan memasang iklan di kios surat kabar setempat.

Keinginan John hanya sederhana, wanita yang berminat untuk bekerja di rumahnya nantinya melakukan tugas sebagai seorang pembantu rumah tangga, yaitu mencuci piring, baju, menyapu dan memasak. Namun, semua itu harus dilakukan dalam keadaan bugil. Bagi siapapun yang bersedia, John akan memberi upah 20 poundsterling atau lebih dari Rp 400.000 per jam.

Uniknya, meskipun terkesan nyeleneh, ternyata sudah 11 wanita yang mau mendaftar selama sepekan terakhir. Walau terkesan aneh, John yang menceraikan istrinya 24 tahun lalu itu merasa tak ada yang salah dengan keinginan “nyelenehnya” itu. “Saya tak melakukan sesuatu yang ilegal. Saya tak menyakiti siapa pun. Saya hanya suka melihat perempuan telanjang,” ujar John. Baca juga [Takut Suami Selingkuh, Para Istri di Arab Saudi Tolak Pembantu Cantik]

Baca:   Anda Belum Juga Dapat Pekerjaan? Coba Lakukan Hal Ini, Dijamin Lebih Menguntungkan, Loh!

“Jika seorang yang cabul, saya akan menghubungi agen-agen yang menyediakan perempuan pendamping. Jika saya ingin berhubungan seksual, saya akan pergi ke kawasan lokalisasi prostitusi,” kata dia. John mengatakan, idenya untuk mencari pembantu telanjang muncul setelah sebuah perbincangan dengan seorang kawannya di London beberapa waktu lalu.

John mengenang, begitu dia pulang ke Bristol lalu dia berencana memasang iklan di kios koran setempat. Pada awalnya, dia sempat ragu apakah dia diizinkan memasang iklan semacam itu. “Ternyata, pemilik kios mengizinkan karena iklan itu tidak vulgar. Dalam sepekan, saya mendapatkan 11 tanggapan. Saya lalu menelepon mereka lalu menyaring hingga tersisa empat orang sebelum bertemu dan mewawancarai mereka,” kata John.

Akhirnya, John memilih seorang perempuan berusia 35 tahun dan perempuan itu bekerja untuk John selama 18 bulan. Namun, perempuan itu berhenti bekerja setelah suaminya harus meninggalkan Bristol karena mendapat pekerjaan baru. John lalu mencari penggantinya dan langsung mendapatkan pembantu baru, kali ini seorang guru. Namun, guru itu tak lama bekerja di kediamannya karena mendengar kasus seorang guru yang dipecat karena bekerja sampingan di industri seks.

Baca:   Wanita Raksasa Ini Dibayar Untuk Menindih Kliennya Hingga Hampir Mati

“Ternyata, bukan uang yang menjadi pertimbangan para perempuan itu. Mereka tampaknya mencari petualangan dan kesenangan untuk kedua pihak. Saya justru ingin mereka melakukan ini bukan semata karena uang,” ujar John.Sejauh ini, John mengatakan belum akan menghentikan hobinya mencari pembantu telanjang. Iklan terbarunya sudah mendapat dua tanggapan serius.

“Saya memang suka melihat perempuan telanjang, itu saya akui. Namun, saya tak melakukan hal ilegal. Saya tak memaksa mereka melakukan sesuatu,” kata John. “Dua pembantu saya yang pertama bahkan masih sering menghubungi saya sekadar menanyakan kabar. Jika ada yang mencari pembantu rumah tangga, saya akan rekomendasikan mereka,” kata John. (Kompas)